SGGPO
Pada pagi hari tanggal 16 Mei, di Hanoi , delegasi tingkat tinggi Komite Pertahanan Revolusioner Kuba yang dipimpin oleh Bapak Gerardo Hernandez Nordelo, Ketua Komite Pertahanan Revolusioner Kuba, tiba di Hanoi, memulai kunjungan dan kunjungan kerja ke Vietnam atas undangan Komite Tetap Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam.
Kunjungan dan kerja delegasi tingkat tinggi Komite Kuba untuk Perlindungan Revolusi ke Vietnam dimulai pada 16-21 Mei. Dalam kunjungan tersebut, delegasi mengunjungi Mausoleum Ho Chi Minh dan Situs Relik Ho Chi Minh di Istana Kepresidenan; menandatangani perjanjian kerja sama antara Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam dan Komite Kuba untuk Perlindungan Revolusi; serta melakukan kunjungan kehormatan kepada para pemimpin Partai dan Majelis Nasional.
Para pemimpin Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam dan Komite Pertahanan Revolusioner Kuba mengambil foto kenang-kenangan. |
Delegasi juga berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan seperti mengunjungi Situs Peninggalan Presiden Ho Chi Minh (Kim Lien, Nam Dan, Nghe An); mengunjungi dan meletakkan karangan bunga di monumen Fidel Castro di Rumah Sakit Umum Persahabatan Vietnam - Kuba Dong Hoi ( Quang Binh ); mengunjungi dan meletakkan bunga di monumen Fidel Castro di Taman Fidel Castro di Kota Dong Ha, Quang Tri; mengunjungi sejumlah peninggalan sejarah dan budaya di provinsi Quang Tri seperti Garis Lintang Utara ke-17 - tempat Presiden Fidel Castro berkunjung.
Ketua Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam Do Van Chien menerima Ketua Komite Pertahanan Revolusioner Kuba Gerardo Hernandez Nordelo |
Pada sore hari tanggal 16 Mei, Ketua Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam, Do Van Chien, dengan ramah menerima delegasi tingkat tinggi dari Komite Pertahanan Revolusioner Kuba. "Di hati setiap rakyat Vietnam, terpatri gambaran Presiden Fidel Castro ketika beliau mengunjungi Vietnam dan kata-kata di medan perang Quang Tri: Demi Vietnam, Kuba rela berkorban darahnya," tegas Kamerad Do Van Chien. Ia sekaligus meyakini bahwa, melalui hubungan baik dengan Komite Pertahanan Revolusioner Kuba, kedua belah pihak akan berkontribusi dalam membina hubungan istimewa dan persahabatan antara kedua Partai, kedua Negara, serta rakyat Vietnam dan Kuba agar semakin erat dan terus berkembang.
Bapak Gerardo Hernandez Nordelo ingin terus mendampingi Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam dalam kegiatan kerja sama mendatang untuk bekerja menuju tujuan bersama guna mencapai masyarakat yang progresif, maju, dan sejahtera; berkontribusi untuk lebih mempererat dan mempererat persahabatan tradisional khusus, solidaritas persaudaraan, kerja sama komprehensif, dan kepercayaan timbal balik antara kedua Pihak, Negara, dan rakyat Kuba dan Vietnam.
Ketua Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam, Do Van Chien, memberikan cenderamata kepada Ketua Komite Pertahanan Revolusioner Kuba, Gerardo Hernandez Nordelo. |
Kedua belah pihak juga menandatangani perjanjian kerja sama yang menyatakan bahwa dalam periode 2023-2028, Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam dan Komite Pertahanan Revolusioner Kuba akan terus menggalakkan propaganda luas di antara semua lapisan masyarakat, khususnya generasi muda kedua negara, tentang persahabatan tradisional yang baik dan kerja sama komprehensif antara Vietnam dan Kuba; memperkuat pertukaran informasi, koordinasi yang erat, dan saling mendukung untuk memastikan pemeliharaan lingkungan sosial yang damai, stabil, aman, tertib, dan aman di setiap negara; mendukung kepentingan masing-masing negara dalam hal hukum internasional dan pendirian hukum masing-masing negara.
Kedua belah pihak juga fokus pada mobilisasi sektor, tingkat, dan masyarakat dari semua lapisan masyarakat untuk secara aktif dan efektif melaksanakan perjanjian dan program kerja sama di berbagai bidang antara kedua negara, terutama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, budaya, pertanian, kedokteran dan perawatan kesehatan, dll.
Berkoordinasi untuk menerima pendapat dan aspirasi masyarakat tentang hubungan kerja sama antara kedua belah pihak untuk berkontribusi pada pembangunan masing-masing negara, dalam konteks integrasi regional dan internasional.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)