
Berdasarkan laporan Komite Rakyat Provinsi per 31 Desember 2023, jumlah unit layanan publik (unit kerja layanan publik/PNS) di provinsi ini adalah 594 unit, turun 90 unit dibandingkan tahun 2015 (turun 13,16%). Jumlah pegawai (termasuk penggajian dan jumlah kontrak profesional dan teknis) di unit PNS dengan pengeluaran rutin yang dijamin oleh anggaran negara dan unit PNS dengan pengeluaran rutin yang sebagian dijamin sendiri, per 31 Desember 2023 adalah 20.612 orang, turun 3.072 orang dibandingkan tahun 2015 (turun 13,4%). Dalam kurun waktu 2018-2023, seluruh provinsi telah menetapkan rezim dan kebijakan untuk 814 pegawai negeri sipil yang mengalami perampingan staf.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan pimpinan beberapa sektor menjelaskan isi yang diminta oleh anggota delegasi pemantau terkait: Kesulitan dan hambatan dalam otonomi keuangan unit SNCL di bidang pendidikan dan pelatihan; bidang informasi dan komunikasi. Penyederhanaan penggajian di unit SNCL, pengembangan proyek penempatan kerja...

Rekan Lo Van Tien, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi, menjelaskan lebih lanjut hal-hal berikut: Kesulitan dan kekurangan dalam pelaksanaan Proyek pembangunan lapangan kerja di provinsi; struktur organisasi dan operasional Dana Perlindungan dan Pengembangan Hutan saat ini... Pada saat yang sama, direkomendasikan agar kementerian dan lembaga pusat segera menerbitkan instruksi lengkap tentang "unit SNCL yang menyediakan layanan publik dasar dan esensial" bagi daerah untuk mengatur pelaksanaannya. Terdapat kebijakan untuk mendukung pendanaan bagi provinsi yang belum menyeimbangkan sumber anggaran daerah dalam proses pelaksanaan penataan dan reorganisasi unit SNCL. Disarankan agar Kementerian Keuangan segera menerbitkan Surat Edaran yang memandu pelaksanaan Keputusan Pemerintah No. 60/2021/ND-CP tanggal 21 Juni 2021 agar daerah memiliki dasar pelaksanaan.
Mewakili delegasi pemantau, Kamerad Lo Thi Luyen, Wakil Ketua Delegasi Majelis Nasional Provinsi, menyampaikan kesulitan yang dihadapi unit-unit terkait dalam merampingkan penggajian. Saat ini, merampingkan penggajian hanya sebatas merampingkan titik fokus dan mengurangi mekanisme; investasi dalam penerapan teknologi informasi dalam pekerjaan masih terbatas. Ke depannya, instansi dan unit perlu menemukan solusi agar dapat menjalankan tugas profesionalnya dengan baik. Mengenai rekomendasi dan usulan Komite Rakyat Provinsi, delegasi akan menerima dan menyampaikannya kepada kementerian, cabang, dan Pemerintah Pusat untuk dipertimbangkan dan diselesaikan.
Sumber
Komentar (0)