Wakil Direktur Departemen Telekomunikasi Nguyen Anh Cuong mengatakan bahwa SpaceX Corporation, pemilik sistem Starlink (layanan telekomunikasi satelit ketinggian rendah (LEO), sedang menyelesaikan prosedur untuk mendirikan bisnis dengan Kementerian Keuangan untuk beroperasi di Vietnam.
Setelah menyelesaikan pendaftaran bisnis, SpaceX mengajukan permohonan lisensi untuk menyediakan layanan satelit orbit rendah, Starlink.
"Sesuai peraturan, perizinan layanan tidak memakan waktu lebih dari 15 hari," kata Bapak Nguyen Anh Cuong.
Terkait perizinan layanan Starlink, Wakil Direktur Departemen Telekomunikasi Nguyen Anh Cuong mengatakan bahwa prosedur SpaceX tertunda karena mereka ingin mendirikan perusahaan asing yang 100% beroperasi di Vietnam. Padahal, ketentuan Resolusi 193 Majelis Nasional tidak membatasi persentase saham, kontribusi modal, dan sebagainya.
Bisnis layanan internet satelit Low Earth Observation (LEO) pada dasarnya berbeda dari layanan telekomunikasi tradisional dengan jangkauan lebih luas tetapi biaya lebih tinggi.
"Saat ini, aspek hukum telah menciptakan kondisi yang sangat menguntungkan bagi perusahaan asing untuk beroperasi di Vietnam," kata Bapak Nguyen Anh Cuong.
Sebelumnya, Resolusi Majelis Nasional No. 193/2025/NQ-QH15 tentang uji coba sejumlah mekanisme dan kebijakan khusus untuk menciptakan terobosan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, dan transformasi digital nasional menetapkan uji coba terkendali investasi dalam jaringan telekomunikasi satelit dengan menggunakan teknologi satelit orbit rendah di Vietnam berdasarkan prinsip memastikan pertahanan dan keamanan nasional, tanpa batasan persentase saham yang dimiliki, kontribusi modal, atau rasio kontribusi investor asing.
Perdana Menteri telah mengeluarkan Keputusan No. 659/QD-TTg tentang pemberian izin pelaksanaan percontohan terkendali atas layanan telekomunikasi menggunakan teknologi satelit orbit rendah tanpa membatasi persentase kepemilikan saham investor asing, kontribusi modal, atau rasio kontribusi.
Pada saat yang sama, Pemerintah juga mengeluarkan Keputusan No. 88/2025/ND-CP yang merinci dan memandu sejumlah pasal Resolusi No. 193/2025/QH15 Majelis Nasional tentang uji coba sejumlah mekanisme dan kebijakan khusus untuk menciptakan terobosan dalam ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital nasional, termasuk 5 pasal (dari Pasal 20 hingga Pasal 24) yang mengatur prosedur dan ketentuan untuk perizinan dan bisnis layanan satelit orbit rendah di Vietnam.
Menurut para ahli, jaringan telekomunikasi tradisional memiliki kecepatan tinggi dan kini populer di kalangan pengguna, baik dari segi harga. Sementara itu, layanan satelit memiliki keunggulan jangkauan yang luas, tidak terbatas oleh medan, tetapi kecepatan dan harga akan lebih terbatas.
Oleh karena itu, pemasok (Starlink) akan menargetkan area penerbangan (di pesawat terbang), di laut, daerah terpencil dan dapat menjadi rencana cadangan dalam beberapa kasus darurat (bencana alam, penyelamatan...).
Source: https://doanhnghiepvn.vn/doanh-nhan/doanh-nghiep-nuoc-ngoai-chuan-bi-dieu-kien-cung-cap-dich-vu-ve-tinh-tam-thap-tai-viet-nam/20250628100704653
Komentar (0)