Nicolas Otamendi bersinar dengan satu-satunya gol untuk membantu Argentina mengalahkan Brasil dalam pertandingan bertekanan tinggi di Stadion Maracanã pada kualifikasi Piala Dunia 2026 di Amerika Selatan.
Nicolas Otamendi (kiri) mencetak gol untuk Argentina. (Sumber: Getty Images) |
Laga klasik Amerika Selatan antara Brasil dan Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak berjalan sesuai harapan. Alih-alih menyaksikan sepak bola yang indah, para penggemar justru menyaksikan permainan yang terlalu agresif dari para pemain kedua tim.
Menutup pertandingan menegangkan di stadion Maracanã, tim Argentina diliputi kegembiraan dengan kemenangan 1-0 berkat gol bek tengah Nicolas Otamendi pada menit ke-63.
Ketegangan pertandingan meningkat tepat sebelum pertandingan dimulai ketika kerusuhan terjadi di tribun antara penggemar kedua tim, yang menyebabkan pertandingan ditunda selama hampir 30 menit.
Dan ketika pertandingan dimulai, perkembangan di lapangan membuat orang-orang semakin khawatir tentang pertandingan yang penuh dengan kemewahan yang diharapkan dari pemain Amerika Selatan dari dua negara yang secara tradisional kaya, Brasil dan Argentina.
Bentrokan beruntun di lapangan antara pemain kedua tim memaksa wasit Chile Piero Maza Gomez mengeluarkan tiga kartu kuning di babak pertama kepada pemain Brasil Gabriel Jesus, Raphinha dan Carlos Augusto.
Babak kedua berjalan lebih seru dengan para pemain yang lebih "berkonsentrasi" dalam memainkan bola dan menciptakan banyak peluang berbahaya ke arah gawang masing-masing.
Brasil menciptakan lebih banyak tekanan tetapi tidak dapat mengonversinya menjadi gol dan malah membiarkan lawan memanfaatkannya untuk mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan.
Pada menit ke-63, dari tendangan sudut, Giovani Lo Celso memberikan umpan silang tepat pada waktunya bagi Otamendi untuk melompat tinggi dan menyundul bola, "menjatuhkan" kiper Alisson Becker.
Setelah kebobolan gol, Brasil berusaha bangkit, tetapi tidak mampu mengubah keadaan. Tak hanya itu, mereka harus bermain dengan 10 pemain di lapangan sejak menit ke-82 ketika Joelinton menerima kartu merah langsung karena melanggar Rodrigo De Paul.
Dengan hasil ini, tim Brasil harus menjalani pertandingan keempat berturut-turut tanpa mengenal kemenangan, termasuk 3 kali kekalahan beruntun, sehingga turun ke posisi keenam dengan 7 poin dari 6 pertandingan yang telah dimainkan.
Sebelumnya, tim asuhan pelatih Fernando Diniz Silva ditahan imbang oleh Venezuela di kandang sendiri, kemudian kalah dari Uruguay dan Kolombia.
Sementara itu, tim Argentina menemukan kegembiraan lagi setelah kalah dari Uruguay, terus memuncaki kualifikasi Piala Dunia 2026 di Amerika Selatan dengan 15 poin.
Pada pertandingan keenam juga, tim Uruguay berhasil mengalahkan Bolivia dengan skor 3-0 berkat dua gol Darwin Nunez dan gol bunuh diri Gabriel Villamil di sisi lawan.
Dengan kemenangan ini, tim Uruguay mengoleksi 13 poin dan kokoh di posisi kedua klasemen kualifikasi Piala Dunia 2026 di Amerika Selatan pada akhir tahun 2023.
Kolombia finis di posisi ketiga dengan 12 poin setelah menang tandang 1-0 atas Paraguay. Rafael Borre mencetak satu-satunya gol dari titik penalti pada menit ke-11 pertandingan.
Ekuador mengalahkan Chili 1-0 berkat gol Mena untuk naik ke posisi kelima dalam klasemen.
Sementara itu, tim Peru masih belum mengenal apa itu kemenangan saat hanya meraih hasil imbang 1-1 di kandang sendiri melawan Venezuela.
Klasemen kualifikasi Piala Dunia 2026 Amerika Selatan. |
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)