Bepergian ke Lijiang di Musim Gugur: Perjalanan Romantis di Kaki Gunung Salju Naga Giok
Terletak di antara pegunungan megah Provinsi Yunnan, Tiongkok, Lijiang bagaikan negeri dongeng dengan rumah-rumah beratap genteng melengkung, jalan-jalan batu berlumut, dan kanal-kanal yang indah. Tempat ini dikenal sebagai "Venesia dari Timur" karena keindahannya yang kuno dan romantis, yang memikat pengunjung dengan pemandangannya yang memukau dan pengalaman budayanya yang unik.
Việt Nam•20/08/2025
Atap-atap kuno dan sungai kecil jernih yang mengalir di samping beranda, matahari terbenam yang memukau, setiap sudut jalan, setiap semak mawar, setiap hutan willow,... semuanya adalah gambaran yang membuat siapa pun terkagum dan berdecak kagum. Bepergian ke Lijiang di musim gugur pasti akan memberikan Anda pengalaman yang paling menakjubkan.
1. Memperkenalkan keindahan Lijiang di musim gugur?
Keindahan romantis saat Lijiang memasuki musim gugur (Sumber foto: Dikumpulkan)
Kota Kuno Lijiang atau Lijiang Ancient Town adalah sebuah kota kuno yang terletak di Provinsi Yunnan, Tiongkok. Kota kuno ini terletak di ketinggian 2.400 m di atas permukaan laut dengan iklim yang sejuk dan segar sepanjang tahun. Kota kuno ini tidak hanya terkenal karena pemandangannya yang damai bak negeri dongeng, ditandai dengan ratusan jembatan yang melintasi Sungai Giok, tetapi juga karena merupakan tanah kuno yang menyimpan jejak budaya etnis minoritas seperti Naxi, Bai, dan Tibet. Tak berlebihan jika Lijiang juga dikenal sebagai "Venesia dari Timur".
Musim gugur di Lijiang jatuh pada bulan September - November, dengan suhu berkisar antara 5°C - 23°C. Hujan sesekali akan turun, tetapi secara umum, cuacanya sejuk dan menyenangkan. Wisatawan sering memilih untuk mengunjungi Lijiang pada waktu ini untuk menghindari terik matahari musim panas dan dapat berkunjung dengan nyaman.
>>> Lihat tur Tiongkok paling populer <<< 1. Yichang - Taman Zhangjiajie - Kota Kuno Phoenix - Danau Baofeng - Bendungan Tiga Ngarai 2. Lijiang - Shangri-La - Gunung Salju Naga Giok - Kolam Bulan Biru - Ngarai Lompatan Harimau - kesempatan memenangkan tiket pertunjukan Impression Lijiang 3. Chengdu - Jiuzhaigou Surga di Bumi - Dujiangyan - Buddha Raksasa Leshan - Taman Panda
2. Apa saja tujuan wisata terkenal di Lijiang saat musim gugur?
Beberapa tempat wisata menarik saat berwisata ke Lijiang di musim gugur yang sering dikunjungi wisatawan antara lain:
2.1. Kota Kuno Lijiang
Temukan Lijiang - Salah satu dari empat kota kuno terkenal di Tiongkok (Sumber foto: Dikumpulkan)
Kota Kuno Lijiang, yang terletak di Provinsi Yunnan, Tiongkok, merupakan salah satu destinasi unggulan dengan keindahannya yang tenang dan kekayaan budayanya yang unik. Tersebar di area seluas lebih dari 21.000 km², kota ini dihuni oleh sekitar 211.151 penduduk (menurut 201 statistik), dengan mayoritas penduduk adalah suku Naxi.
Menariknya, sekitar 30% penduduk masih melestarikan kerajinan tradisional seperti pengecoran perunggu, ukiran perak, tenun tangan, dll., yang berkontribusi pada pewarisan inti budaya dari generasi ke generasi. Tak hanya memiliki nilai sejarah dan arsitektur kuno, Kota Kuno Lijiang juga mendapat kehormatan untuk diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia .
Bersama kota kuno Phoenix, tempat ini dengan cepat menjadi tempat singgah favorit bagi wisatawan, terutama anak muda. Rumah-rumah kuno yang terpantul di air jernih, bersama pemandangan pegunungan yang megah, telah menciptakan pemandangan menawan yang memikat siapa pun yang berkunjung.
2.3. Kolam Naga Hitam
Kolam Naga Hitam menguning setiap musim gugur (Sumber foto: Dikumpulkan)
Kolam Naga Hitam dianggap sebagai salah satu objek wisata paling terkenal di Lijiang saat musim gugur. Dengan keindahannya yang liar dan puitis, danau ini bagaikan permata hijau di jantung kota kuno. Saat musim gugur tiba, deretan pepohonan di sekitar danau berubah warna menjadi kuning dan merah cerah, menciptakan pemandangan yang sangat romantis. Warna ini, dipadukan dengan hijaunya danau, menciptakan pemandangan yang indah.
2.4. Gunung Salju Naga Giok
Gunung Salju Naga Giok yang Megah (Sumber foto: Dikumpulkan)
Gunung Salju Naga Giok – sebuah mahakarya alam di Kota Lijiang, Provinsi Yunnan, Tiongkok – tak hanya terkenal karena ketinggiannya yang mencapai 5.596 meter, salah satu gunung termegah di dunia, tetapi juga merupakan simbol suci dalam kehidupan spiritual masyarakat Naxi. Tertutup salju putih sepanjang tahun, gunung ini menjulang tinggi bak naga perak yang meliuk-liuk di awan, sesuai dengan nama "Naga Giok" yang akrab disapa penduduk setempat.
Puncak Phien Tu Dau, titik tertinggi pegunungan ini, menawarkan panorama alam yang murni dan megah bagi para pengunjung. Tak jauh dari sana, terdapat Ngarai Ho Khieu, tempat yang terkenal dengan tantangan petualangannya, memikat jiwa para petualang.
Pemandangan di sini semakin menarik berkat ekosistemnya yang kaya dengan hutan pinus dan cemara langka yang berpadu dengan bunga rhododendron yang indah. Dari tepi Sungai Jinsha di ketinggian 1.000 meter, Anda dapat sepenuhnya mengagumi keindahan Jade Dragon yang luar biasa dan menikmati udara segar nan murni. Gunung Salju Jade Dragon bukan hanya tujuan untuk petualangan, tetapi juga membuka kesempatan untuk mempelajari budaya Naxi kuno – warisan spiritual berharga yang dilestarikan dari generasi ke generasi.
2.5. Pelapisan kayu
Arsitektur unik Moc Phu (Sumber foto: Dikumpulkan)
Lijiang Mufu adalah salah satu warisan paling terkenal di Tiongkok, yang terbentuk dari Dinasti Ming dan Qing. Kompleks ini dianggap sebagai mahakarya arsitektur, dengan istana-istana megah, kuil-kuil kuno, dan taman-taman luas, yang mencerminkan perpaduan halus antara arsitektur tradisional Tiongkok dan jejak berbagai aliran budaya lainnya.
Tak hanya bernilai seni, Istana Mu juga menyimpan banyak peninggalan sejarah penting, mulai dari karya seni hingga khazanah budaya langka. Dahulu, tempat ini menjadi saksi berbagai peristiwa penting, konferensi, dan upacara agung Dinasti Ming dan Qing, menjadikan bangunan ini simbol sejarah dan budaya yang unik di wilayah Lijiang.
2.6. Lembah Bulan Biru
Lembah Bulan Biru (Sumber foto: Dikumpulkan)
Jika Ngoc Long Tuyet Son memukau dengan keindahannya yang megah dengan salju putih sepanjang tahun, Lam Nguyet Coc memikat pengunjung dengan air hijau zamrud yang berkilauan di tengah lembah, seperti sorotan sempurna untuk gambaran alam di sini.
Lembah Bulan Biru (蓝月谷 / Lan Yue Gu), juga dikenal sebagai Lembah Bulan Biru atau Bai Shui He, terletak di utara Gan Hai Zi, selatan Yun Sam Peng, membentang di kaki timur Gunung Salju Naga Giok. Nama "Lembah Bulan Biru" berasal dari bentuk lembah tersebut jika dilihat dari atas – seperti bulan sabit hijau giok yang merangkul pegunungan dan hutan.
Hal yang paling istimewa di sini adalah perubahan warna air yang ajaib. Pada hari-hari cerah, sungai berwarna biru kehijauan jernih, tetapi ketika hujan, lumpur putih dan batu kapur di dasar sungai teraduk, menyebabkan air berubah menjadi putih. Itulah sebabnya masyarakat Naxi setempat juga menyebut tempat ini Baishui – Bach Thuy Ha, yang berarti "sungai putih".
3. Pengalaman yang bisa dicoba saat mengunjungi Lijiang di musim gugur
3.1. Jelajahi sejarah dan budaya Kota Tua Lijiang
Keindahan kuno kota kuno Lijiang (Sumber foto: Dikumpulkan)
Kota Tua Lijiang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1997. Berjalan di jalan-jalan berbatu di sini, pengunjung akan memiliki kesempatan untuk menjelajahi dan mempelajari sejarah dan budaya daerah ini. Sejak zaman dahulu, Kota Tua Lijiang telah menjadi pusat perdagangan penting dan tempat pertukaran bagi masyarakat adat. Kota ini juga menjadi tujuan para penjelajah dan arkeolog dalam perjalanan mereka mempelajari negeri Tiongkok Barat Daya.
Selain itu, pengunjung juga dapat mempelajari budaya suku Naxi, penduduk utama kota tua ini. Dengan budaya mereka yang unik, suku Naxi telah menciptakan ciri khas tersendiri bagi kota tua Lijiang.
3.2. Menonton pertunjukan “Impression Lijiang”
Pertunjukan "Kesan Lijiang": Rasakan budaya Naxi yang unik di tengah alam yang megah (Sumber foto: Dikumpulkan)
Di bawah arahan sutradara berbakat Zhang Yimou, "Impression Lijiang" telah menjadi mahakarya teater luar ruang berkelas internasional. Panggung khusus ini terletak di ketinggian lebih dari 3.100 m di atas permukaan laut, dengan Gunung Salju Naga Giok yang megah sebagai latar belakang alami. Di sini, lebih dari 500 aktor dari 10 etnis minoritas yang tinggal di Lijiang bersama-sama menciptakan kembali kehidupan, adat istiadat, dan budaya unik masyarakat Naxi melalui pertunjukan yang mengharukan.
Panggungnya dirancang terbuka 360 derajat, memungkinkan penonton tak hanya mengagumi karya seni, tetapi juga membenamkan diri dalam bentangan pegunungan yang luas. Tarian yang anggun dan nyanyian yang menggema tanpa perlu mikrofon menciptakan pengalaman yang langka dan autentik. Setiap detail dalam "Impression of Lijiang" memancarkan ketelitian dan dedikasi sang sutradara, memikat penonton dari awal hingga akhir.
3.3. Nikmati makanan lezat di Lijiang
Nikmati kuliner tradisional di Lijiang (Sumber foto: Dikumpulkan)
Kuliner juga menjadi salah satu daya tarik wisata yang memikat wisatawan saat berkunjung ke Lijiang. Saat berkunjung ke sana, Anda dapat menikmati hidangan-hidangan terkenal berikut:
Bihun Crossing the Bridge: Hidangan ini dinamai demikian karena saat makan, orang-orang akan menggunakan sumpit untuk memindahkan bahan-bahan di atas mangkuk bihun. Bahan-bahan utama hidangan ini meliputi: bihun segar, daging cincang, telur ayam, sayuran mentah, dan beberapa bumbu khusus.
Bakpao Lijiang: Isinya banyak macamnya, ada daging, kacang hijau, telur... Kulitnya lembut, isinya lezat dan gurih.
Hotpot daging sapi Yak: Hidangan ini manis, aromatik, sangat bergizi, dan sering dimakan dengan sayuran segar.
Hotpot Iga Kering: Hotpot ini memiliki rasa asam dan pedas yang khas, sangat menggugah selera. Iga dikeringkan, lalu direbus dengan sayuran dan rempah-rempah.
3.4. Temukan budaya unik masyarakat adat
Selain keindahan alamnya yang megah, Dali-Lijiang-Shangrila juga memiliki ciri khas budaya masyarakat adatnya. Dengan datang ke sini, pengunjung dapat menjelajahi dan merasakan budaya unik suku-suku di sana, terutama suku Naxi yang terkenal. Suku Naxi merupakan penduduk utama yang tinggal di kota tua Lijiang. Mereka memiliki budaya yang khas dan sangat bangga akan budaya tersebut. Pengunjung dapat mempelajari dan mengeksplorasi budaya suku ini dengan mengunjungi dan berpartisipasi dalam kegiatan tradisional seperti tari, nyanyian, dan tarian Tai Tu.
Lijiang adalah kota kuno yang indah, terkenal dengan pemandangan alamnya yang segar, menarik karena warisan alam dan sejarah budayanya yang panjang. Jika Anda berencana untuk bepergian ke Tiongkok di musim gugur, pilihlah Lijiang sebagai tujuan baru Anda.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program ini, silakan hubungi: VIETRAVEL 190 Pasteur, Daerah Xuan Hoa, Kota Ho Chi Minh Telp: (028) 3822 8898 - Hotline: 1900 1839 Halaman penggemar: https://www.facebook.com/vietravel Situs web: www.travel.com.vn
Sumber artikel: Dikumpulkan dan disusun @tipsperjalanan #tipsperjalanan
Komentar (0)