Inspeksi kelima oleh Komisi Eropa (EC) dianggap sebagai momen penting bagi Vietnam untuk menghapus peringatan "kartu kuning" IUU (penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur). Menurut Departemen Perikanan ( Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan ), inspeksi ini bukan hanya uji kualitas tetapi juga peluang bagi Vietnam untuk memperkuat posisinya di pasar internasional.
Memperkuat propaganda untuk mematuhi peraturan hukum guna mencegah dan menghentikan situasi kapal nelayan Quang Ngai yang secara ilegal mengeksploitasi makanan laut di perairan asing. |
Kunjungan inspeksi delegasi Komisi Eropa ini merupakan peristiwa penting bagi industri makanan laut Vietnam. Hal ini bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang bagi Vietnam untuk menunjukkan kualitas produk dan menegaskan posisinya di pasar internasional.
"Industri perikanan Vietnam membutuhkan koordinasi yang erat antara pelaku usaha dan lembaga pengelola untuk memastikan persyaratan EC dipenuhi secara komprehensif dan efektif," ujar Departemen Perikanan.
Bapak Tran Dinh Luan, Direktur Departemen Perikanan, mengatakan bahwa Vietnam telah mengirimkan laporan kepada Komisi Eropa (EC) mengenai hasil implementasi permintaan dan rekomendasi EC di Vietnam. Namun, EC belum mengumumkan tanggal dan waktu kunjungannya ke Vietnam untuk meninjau dan mempertimbangkan pencabutan kartu kuning untuk makanan laut.
Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara anggota Uni Eropa (UE) telah menjadi salah satu pasar ekspor utama makanan laut Vietnam, menyumbang sekitar 20% dari total nilai ekspor makanan laut tahunan. Namun, seiring dengan peningkatan volume ekspor, masalah keamanan pangan juga semakin serius.
Kunjungan ini akan menjadi inspeksi "hibrida", yang menggabungkan penilaian jarak jauh dan inspeksi di tempat. Para ahli dari Direktorat Kesehatan dan Keamanan Pangan Uni Eropa (DG-SANTE) akan berfokus pada pemeriksaan sistem pengendalian residu Vietnam untuk produk makanan laut ekspor, termasuk produk madu. Hal ini tidak hanya untuk memastikan keamanan pangan bagi konsumen Eropa, tetapi juga untuk menilai apakah Vietnam mempertahankan dan meningkatkan standar yang diperlukan.
Program inspeksi ini merupakan bagian dari rencana inspeksi dan analisis keamanan pangan Uni Eropa untuk periode 2021 hingga 2025. DG-SANTE berkomitmen untuk memfokuskan sumber dayanya pada pemantauan implementasi peraturan Uni Eropa, khususnya di bidang keamanan pangan, kesehatan hewan, dan tumbuhan. Inspeksi di Vietnam merupakan bagian penting dari strategi tersebut, yang bertujuan untuk memastikan bahwa produk yang diimpor dari negara-negara non-Uni Eropa, seperti Vietnam, mematuhi standar Eropa yang ketat.
Industri makanan laut Vietnam menghadapi banyak tantangan besar dalam menjaga kualitas produk agar memenuhi persyaratan Uni Eropa. Menurut Departemen Kualitas, Pengolahan, dan Pengembangan Pasar (Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan), jika hasil inspeksi negatif, tidak hanya bisnis tetapi seluruh industri makanan laut Vietnam akan terdampak. Hal ini dapat merusak reputasi Vietnam di pasar internasional, tidak hanya di Uni Eropa tetapi juga di pasar lainnya.
Meskipun menghadapi banyak tantangan, ini juga merupakan peluang bagi industri makanan laut Vietnam untuk menegaskan kembali posisinya di pasar internasional. Jika lolos inspeksi ini dengan hasil positif, Vietnam tidak hanya akan melindungi pasar Uni Eropa tetapi juga memiliki kredibilitas yang cukup untuk memperluas ekspor ke pasar-pasar lain yang menuntut dengan persyaratan serupa.
Menurut Asosiasi Eksportir dan Produsen Makanan Laut Vietnam (VASEP), ekspor makanan laut dalam 9 bulan pertama tahun ini mencapai 7,16 miliar dolar AS, naik 8,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada bulan September saja, ekspor mencapai 866 juta dolar AS, naik 6,4% dibandingkan September 2023. Setelah 4 tahun disrupsi akibat pandemi Covid-19, perang, inflasi, dan perkembangan pasar yang berangsur stabil, ekspor makanan laut Vietnam pada tahun 2024 telah kembali ke jalur normalnya, yaitu akselerasi pada paruh kedua tahun ini, dan mencapai puncaknya pada kuartal ketiga tahun 2024.
[iklan_2]
Sumber: https://congthuong.vn/ec-chua-thong-bao-ngay-gio-cu-the-se-sang-viet-nam-thanh-tra-xem-xet-go-the-vang-iuu-349842.html
Komentar (0)