Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Uni Eropa berjuang mengatasi kekurangan guru

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng30/08/2024

[iklan_1]

Dua puluh empat dari 27 negara anggota Uni Eropa (UE) tidak memiliki cukup guru pada awal tahun ajaran baru, sering kali disebabkan oleh gaji yang rendah, beban kerja yang tinggi, dan populasi yang menua.

Kelas sekolah dasar di Polandia
Kelas sekolah dasar di Polandia

Menjelang dimulainya tahun ajaran di seluruh Uni Eropa, 24 negara anggota bergulat dengan kekurangan guru, yang berdampak pada pembelajaran siswa dan menghambat tujuan penyediaan pendidikan berkualitas bagi semua. Sebagian besar negara menghadapi kekurangan guru, terutama di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), guru yang berkualifikasi, dan pengasuh.

Menurut Laporan Pemantauan Pendidikan dan Pelatihan Komisi Eropa 2023, hanya Kroasia dan Siprus yang tidak melaporkan kekurangan tenaga pendidik. Swedia adalah salah satu negara yang paling terdampak, dengan kebutuhan akan 153.000 guru berkualifikasi antara saat ini dan tahun 2035.

Serikat Pekerja Pendidikan dan Sains Jerman (GEW) telah memperingatkan agar tidak menurunkan standar kualifikasi guru untuk mengompensasi kekurangan guru. Profesi guru di Uni Eropa menghadapi sejumlah masalah, termasuk gaji rendah, ketidakamanan kerja, dan beban kerja yang berat.

Alasan lain kekurangan guru adalah perbedaan aturan kelembagaan pendidikan di negara-negara anggota, sehingga menyulitkan perpindahan guru dari satu negara ke negara lain. Misalnya, Gauthier Catteau adalah seorang guru geografi di wilayah Belgia yang berbahasa Prancis. Ia memulai karier mengajarnya pada usia 22 tahun. Pada usia 29 tahun, Catteau berhenti dari pekerjaannya dan menjadi insinyur karena ia harus menempuh perjalanan tiga jam ke sekolah setiap hari karena tinggal di daerah pedesaan. Jarak, beban kerja, dan prospek karier yang terbatas tampaknya tidak sesuai dengan rencana pribadinya, sehingga ia terpaksa berganti karier.

Menurut Eurostat, pada tahun 2021, hanya 8% dari total guru di Uni Eropa yang berusia di bawah 30 tahun. Pada tahun 2021, terdapat 5,24 juta guru yang bekerja di jenjang pendidikan dasar, menengah pertama, dan menengah atas di Uni Eropa. Integrasi anak-anak Ukraina ke sekolah-sekolah Uni Eropa akibat konflik juga memperburuk masalah kekurangan guru di Eropa.

Di Polandia saja, hampir 44.000 anak yang dievakuasi dari Ukraina terdaftar di prasekolah hingga Februari 2023. Sementara itu, banyak negara mengalami populasi guru yang menua, dengan gelombang pensiun yang diperkirakan akan terjadi dalam beberapa tahun mendatang, yang menambah beban pada sistem.

Di Portugal, serikat guru Fenprof memperkirakan antara 4.700 dan 4.800 guru akan pensiun, jumlah tertinggi dalam milenium ini. Negara ini akan membutuhkan lebih dari 30.000 pendidik profesional baru pada tahun 2030.

Komisi Eropa telah mempromosikan fleksibilitas guru dan memberikan penghargaan atas pengajaran inovatif sebagai cara untuk mengatasi kekurangan guru dan memulihkan reputasi profesi tersebut. Banyak negara Uni Eropa juga telah mencoba menarik kembali guru pensiunan untuk mengajar dan mengisi kekosongan tersebut dengan guru kontrak sebagai solusi sementara. Pada bulan April, para ahli merekomendasikan agar Departemen Pendidikan Irlandia mengubah pola pikirnya sepenuhnya untuk mengatasi kekurangan guru saat ini. Salah satu usulannya adalah mendorong guru yang telah meninggalkan Irlandia untuk bekerja di luar negeri agar kembali mengajar.

KHANH MINH


[iklan_2]
Sumber: https://www.sggp.org.vn/eu-nan-giai-vi-thieu-giao-vien-post756382.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk