Sertifikasi Perlindungan Pelanggan (CPC) yang baru saja diterima F88 dikeluarkan oleh M-Cril - sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam analisis, konsultasi, dan periklanan berkualitas tinggi yang berbasis di India, Myanmar, dan Kamboja. Ini adalah sistem penilaian komprehensif yang menilai tingkat kepatuhan lembaga keuangan terhadap prinsip-prinsip perlindungan pelanggan. Berdasarkan serangkaian standar yang dikembangkan oleh Cerise+SPTF, CPC mewajibkan bisnis untuk beroperasi secara efektif dalam berbagai aspek, mulai dari desain produk, proses manajemen, hingga pengalaman pelanggan.
8 prinsip perlindungan pelanggan M-Cril
Untuk diakui sebagai lembaga keuangan bersertifikat Emas, lembaga tersebut harus memenuhi 8 prinsip dasar, 26 praktik inti, dan 128 indikator penilaian terperinci secara bersamaan. Tingkat kepatuhan minimum harus 95% atau lebih tinggi dan tidak boleh melanggar indikator pengecualian apa pun. Dengan tingkat kepatuhan 98,3%, F88 mengakui kemampuannya yang luar biasa dalam membangun sistem perlindungan nasabah.

F88 menerima sertifikat perlindungan pelanggan untuk ketiga kalinya.
Menurut perwakilan F88, pencapaian di atas bukanlah suatu kebetulan, tetapi hasil dari strategi pengembangan yang bertanggung jawab, yang dibangun di atas 8 prinsip inti perlindungan pelanggan.
Terkait produk, F88 menyatakan bahwa pihaknya terus meneliti dan mengembangkan solusi keuangan yang "disesuaikan" dengan kebutuhan aktual setiap segmen pelanggan, membantu mereka mengakses modal dengan lebih mudah dan cepat. Selain itu, semua informasi terkait produk, termasuk biaya, suku bunga, dan tabel pembayaran, distandarisasi oleh F88, diilustrasikan secara jelas dalam bahasa yang mudah dipahami, dan dipublikasikan secara transparan agar mudah dipahami oleh pelanggan.
Saat pelanggan membawa aset untuk diperdagangkan, F88 berkomitmen untuk menerapkan kebijakan harga yang bertanggung jawab, memastikan bahwa suku bunga dan biaya wajar dan sepadan dengan layanan yang diberikan.
Keamanan data pelanggan juga menjadi prioritas utama F88. Data dikumpulkan dan disimpan dengan persetujuan pelanggan, diamankan sesuai hukum, dan dikontrol secara ketat secara internal. Data ini juga akan digunakan oleh F88 untuk menilai kredit dan kemampuan pelanggan dalam membayar, sehingga membantu membatasi risiko kredit macet dan mencegah pelanggan terjerumus dalam beban keuangan yang tidak perlu.
Berpijak pada filosofi bisnis yang bermartabat, F88 berkomitmen untuk memperlakukan semua pelanggan secara adil, sekaligus secara proaktif mendukung kelompok rentan untuk mengakses solusi keuangan yang tepat. Keputusan terkait produk, kredit, atau restrukturisasi utang, semuanya berpegang pada prinsip tidak merugikan pelanggan, serta menunjukkan rasa hormat dan tanggung jawab.
Bersamaan dengan itu, mekanisme umpan balik dan penyelesaian keluhan multi-saluran juga telah dibangun agar pelanggan dapat dengan mudah menyampaikan pendapat mereka. Perusahaan menyatakan bahwa lebih dari 99% keluhan diproses dalam waktu 30 hari, menunjukkan efisiensi dan sikap reseptifnya dalam mendengarkan dan memahami pelanggan.
F88 telah membangun fondasi tata kelola yang solid, dari kebijakan internal yang jelas, kerangka pengendalian risiko kredit yang efektif hingga program pelatihan etika rutin bagi tim.
Dampak Positif: Kepercayaan dan Pengembalian Pelanggan
Upaya gigih F88 telah membuahkan hasil nyata. Pada paruh pertama tahun 2025, Net Promoter Score (NPS) F88 mencapai 73%, dengan tingkat retensi pelanggan lebih dari 50%. Hal ini membuktikan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan F88 dan komitmennya dalam melindungi pelanggan.

Indeks kepuasan pelanggan (NPS) F88 mencapai 73%, tingkat pelanggan yang kembali menggunakan layanan lebih dari 50%.
Bapak Phung Anh Tuan, Ketua dan Direktur Utama F88, menegaskan: "Perusahaan seperti F88 tidak dapat berkembang secara berkelanjutan jika mengabaikan misi sosialnya untuk memaksimalkan keuntungan. Kami ingin mendampingi kesejahteraan pelanggan kami, bukan menjadikan mereka debitur selamanya."
Dalam konteks F88 baru saja diakui sebagai perusahaan publik dan hampir mencapai tujuan pencatatan saham di bursa Upcom, perusahaan berharap Sertifikat Emas Perlindungan Pelanggan akan berkontribusi dalam memperkuat kepercayaan mitra dan investor, khususnya organisasi yang mempromosikan strategi ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola).
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/f88-nhan-chung-chi-bao-ve-khach-hang-cua-m-cril-20250717181701388.htm
Komentar (0)