Pada sore hari tanggal 21 Februari, Komite Front Tanah Air Vietnam Kota Ho Chi Minh mengadakan konferensi untuk meninjau hubungan luar negeri warga negara Vietnam di luar negeri, program "Keluarga Vietnam dengan pelajar Laos dan Kamboja yang belajar di Kota Ho Chi Minh" tahun 2024 dan merayakan Tahun Baru Imlek 2025.
Dalam suasana ramai di hari-hari pertama tahun baru, para pelajar Laos dan Kamboja yang tinggal dan belajar jauh dari rumah mempunyai kesempatan untuk bertemu, mengobrol, dan saling mendoakan tahun baru yang penuh kedamaian dan kesuksesan.
Sengchanthavong Khemphone (mahasiswa tahun kedua, Universitas Kedokteran Pham Ngoc Thach) masih ingat betul hari-hari pertama kedatangannya di Vietnam dengan penuh kebingungan dan kecemasan. Namun, Sengchanthavong merasa sangat beruntung memiliki "ibu asuh" dalam diri Ibu Duong Thi Bich Huy (yang tinggal di distrik Tan Binh).
Sengchanthavong Khemphone (mahasiswa tahun kedua, Universitas Kedokteran Pham Ngoc Thach)
"Ibu saya sering datang mengunjungi saya di asrama dan membawakan hidangan yang sudah saya kenal. Di akhir pekan, saya akan kembali ke rumah ibu saya untuk memasak bersama seluruh keluarga, keluar, dan menikmati momen hangat bersama layaknya keluarga sungguhan," ungkap Sengchanthavong.
Sengchanthavong juga tak lupa berterima kasih kepada program "Keluarga Vietnam dengan mahasiswa Laos dan Kamboja yang belajar di Kota Ho Chi Minh" karena telah memberinya keluarga kedua di Vietnam. Hal ini tak hanya mengurangi rasa rindu Sengchanthavong, tetapi juga memberinya kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang keindahan budaya dan masyarakat Vietnam.
Berbicara di konferensi tersebut, Bapak Ngo Thanh Son, Wakil Ketua Komite Front Tanah Air Vietnam Kota Ho Chi Minh, sangat mengapresiasi hasil yang dicapai dalam urusan luar negeri rakyat pada tahun 2024. Bapak Son menekankan bahwa sistem Front dan organisasi anggota di semua tingkatan telah secara efektif melaksanakan kegiatan urusan luar negeri rakyat dengan banyak konten, langkah, dan pendekatan baru.
Secara khusus, pekerjaan propaganda asing telah dipromosikan di jejaring sosial; hubungan dengan organisasi asing dan komunitas asing yang tinggal dan bekerja di Kota Ho Chi Minh semakin diperkuat dan dikonsolidasikan; hubungan persahabatan dan kerja sama dengan orang-orang dari negara lain telah diperluas melalui kegiatan pertukaran dan pertukaran delegasi.
Di samping itu, pekerjaan pembinaan, pengembangan dan pembinaan kader serta kolaborator yang melaksanakan tugas urusan luar negeri rakyat di luar negeri juga difokuskan.
Bapak Son juga secara khusus mengapresiasi dan sangat mengapresiasi hasil pelaksanaan program koordinasi hubungan luar negeri antara warga negara Vietnam di luar negeri untuk periode 2020-2024, khususnya program "Keluarga Vietnam dengan mahasiswa Laos dan Kamboja yang belajar di Kota Ho Chi Minh". Beliau mengatakan bahwa program ini telah memberikan kesan yang baik dan kualitasnya semakin meningkat, sehingga berkontribusi dalam memupuk persahabatan istimewa antarnegara.
Delegasi, keluarga Vietnam, pelajar Laos dan Kamboja mengambil foto kenang-kenangan
Kisah-kisah seperti Sengchanthavong bukanlah hal yang langka. Program "Keluarga Vietnam dengan mahasiswa Laos dan Kamboja yang belajar di Kota Ho Chi Minh" telah menjadi jembatan cinta, membantu mahasiswa Laos dan Kamboja merasa betah, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat hubungan persahabatan antara Vietnam dan negara-negara sahabat.
Semoga di tahun 2025, program ini terus menggalakkan keberhasilan yang telah diraih, menebarkan nilai-nilai kebaikan dan mendekatkan lebih banyak hati.
[iklan_2]
Sumber: https://phunuvietnam.vn/gia-dinh-thu-hai-tai-viet-nam-cho-sinh-vien-lao-camuchia-20250221211753876.htm
Komentar (0)