Baru-baru ini, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan (MOET) bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Pedagogi Pusat menyelenggarakan Lokakarya "Inovasi dan kreativitas menuju pembangunan berkelanjutan dalam pendidikan prasekolah".
Pendidikan prasekolah sangat penting dalam sistem pendidikan nasional, karena merupakan jenjang pendidikan pertama bagi peserta didik, sehingga diperlukan metode pengajaran aktif yang sesuai dengan usia mereka (foto ilustrasi - sumber Internet).
Dalam laporannya di lokakarya tersebut, Wakil Kepala Sekolah Sekolah Tinggi Ilmu Pedagogi Pusat Nguyen Thi Thanh mengatakan: Proyek "Pengembangan Pendidikan Prasekolah pada periode 2018-2025" dengan jelas menyatakan bahwa "Pendidikan prasekolah merupakan jenjang pertama sistem pendidikan nasional, yang meletakkan fondasi bagi perkembangan fisik, intelektual, emosional, dan estetika, serta membentuk faktor-faktor kepribadian dasar bagi anak sebelum memasuki kelas satu.
Memelihara perkembangan pendidikan prasekolah dan memastikan semua anak memperoleh akses terhadap pendidikan prasekolah yang bermutu, adil, dan setara merupakan tanggung jawab semua jenjang, sektor, setiap keluarga, dan seluruh masyarakat.
Mengakui bahwa pendidikan prasekolah merupakan jenjang pertama dalam sistem pendidikan nasional, yang memainkan peranan penting khususnya dalam meletakkan dasar bagi perkembangan menyeluruh anak-anak, Wakil Menteri Ngo Thi Minh berkata: Dalam beberapa tahun terakhir, pendidikan prasekolah di Vietnam telah membuat kemajuan yang signifikan, yang memberikan kontribusi pada peningkatan mutu sumber daya manusia, dan memenuhi persyaratan pembangunan sosial -ekonomi negara.
Namun demikian, di samping hasil yang telah dicapai, pendidikan prasekolah masih mempunyai beberapa keterbatasan, antara lain: sarana dan prasarana pengajaran masih kurang, belum memenuhi tuntutan inovasi pendidikan;
Kualitas tenaga pengajar masih terbatas dalam hal kualifikasi profesional, keahlian, dan keterampilan pedagogik;
Metode pendidikan masih sangat bersifat pedagogis, gagal untuk meningkatkan sikap positif, inisiatif, dan kreativitas anak.
Untuk mengatasi keterbatasan di atas, Wamendikbud mengatakan perlu adanya inovasi dan kreasi menuju pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan prasekolah.
Wakil Menteri menekankan perlunya inovasi program dan konten pendidikan menuju pengembangan yang komprehensif, sesuai dengan perkembangan anak-anak Vietnam dalam konteks integrasi internasional. Konten pendidikan perlu diintegrasikan, dipadukan, dan dikaitkan dengan kehidupan nyata, untuk mendorong kepositifan, inisiatif, dan kreativitas anak-anak.
Metode pendidikan perlu diinovasi dengan fokus yang berpusat pada anak, dengan kegiatan bermain sebagai fokus utama. Guru perlu menjadi pengorganisir, pembimbing, dan pendukung pembelajaran dan perkembangan anak. Fasilitas dan peralatan pengajaran perlu diinovasi dengan arah yang modern.
Menekankan bahwa guru merupakan faktor penting yang menentukan mutu pendidikan, Wakil Menteri mengusulkan perlunya inovasi tenaga pengajar ke arah peningkatan kualifikasi profesional, keahlian, dan keterampilan pedagogik untuk memenuhi tuntutan inovasi dalam pendidikan prasekolah.
Penilaian hasil pendidikan juga perlu diinovasi ke arah yang beragam, fleksibel, sesuai dengan perkembangan anak.
Menurut Wakil Menteri Ngo Thi Minh, untuk berinovasi dan berkreasi dalam pendidikan prasekolah menuju pembangunan berkelanjutan, perlu ada koordinasi yang erat antara berbagai tingkatan, sektor, organisasi, dan individu yang relevan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)