Bila diintegrasikan ke dalam VNeID, VssID, pasien yang perlu pindah atau periksa ulang hanya perlu menyampaikan formulir rujukan elektronik atau formulir janji temu pemeriksaan ulang elektronik pada aplikasi, sehingga mengurangi prosedur administratif.
Dalam rangka memberikan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan (Jamkesmas), khususnya dalam pemindahan pemeriksaan dan pengobatan serta pemeriksaan ulang, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Keputusan Nomor 4750/QD-BYT yang mengubah dan melengkapi Keputusan Nomor 130/QD-BYT tentang pengaturan standar dan format data keluaran untuk pengelolaan, penilaian, pembayaran biaya pemeriksaan dan pengobatan, serta penyelesaian tata cara terkait.
Sehubungan dengan itu, dalam Keputusan 4750/QD-BYT, Kementerian Kesehatan secara resmi telah menambahkan 2 tabel data baru, meliputi: Tabel data kertas rujukan asuransi kesehatan dan Tabel data kertas janji temu pemeriksaan ulang sesuai dengan ketentuan Keputusan Pemerintah 75/2023/ND-CP tentang perubahan dan penambahan sejumlah pasal dalam Keputusan Pemerintah No. 146/2018/ND-CP yang merinci dan memberikan arahan langkah-langkah pelaksanaan sejumlah pasal dalam Undang-Undang tentang Asuransi Kesehatan.
Dengan penambahan dua tabel data di atas, peta jalan telah ditetapkan bahwa mulai 1 April, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan rumah sakit di seluruh negeri akan mulai menguji coba pengiriman dan penerimaan data elektronik surat rujukan asuransi kesehatan dan surat janji temu pemeriksaan ulang, menuju implementasi resmi secara nasional mulai 1 Juli. Tahun ini juga, Kementerian Kesehatan akan berkoordinasi dengan Departemen C06, Kementerian Keamanan Publik , dan Jaminan Sosial Vietnam untuk meneliti dan menerapkan integrasi surat rujukan asuransi kesehatan dan surat janji temu pemeriksaan ulang ke dalam aplikasi VNeID dan VssID.
Menurut Ibu Tran Thi Trang, Direktur Departemen Asuransi Kesehatan, hal ini merupakan upaya Kementerian Kesehatan dan instansi terkait dalam transformasi digital sektor asuransi kesehatan, yang bergerak menuju penghapusan total dokumen rujukan dan janji temu pemeriksaan ulang berbasis kertas. Dengan integrasi kedua jenis dokumen ini di VNeID dan VssID, saat melakukan prosedur rujukan atau pemeriksaan ulang, pasien hanya perlu menunjukkan dokumen rujukan elektronik atau janji temu pemeriksaan ulang elektronik pada kedua aplikasi tersebut (dengan kode QR terintegrasi).
Lebih lanjut, penerapan kedua jenis dokumen di atas dalam bentuk elektronik akan mempersingkat waktu, memberikan kemudahan bagi pasien dan fasilitas kesehatan dalam menerima, memindahkan, dan memeriksa ulang pasien, membatasi tindakan penipuan dan pemalsuan dalam pemindahan, dan sekaligus mendukung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam melakukan penilaian dan pembayaran iuran jaminan kesehatan.
Akhir-akhir ini, banyak pasien, terutama yang menderita penyakit serius, terus-menerus mengeluh bahwa ketika menerima perawatan di tingkat yang lebih tinggi, dokter telah menjadwalkan janji temu lanjutan, tetapi ketika janji temu tiba, mereka terpaksa kembali ke tingkat yang lebih rendah untuk meminta rujukan. Dengan prosedur yang rumit seperti itu, banyak orang tidak dapat meminta rujukan, atau bahkan melewatkan kunjungan lanjutan, sehingga memengaruhi proses perawatan.
MINH KHANG
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)