Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

melestarikan dan mempromosikan tenun tradisional

Báo Kinh tế và Đô thịBáo Kinh tế và Đô thị22/11/2024

[iklan_1]

Terletak di tepi sungai yang jernih, Desa Na Sang (Kelurahan Nua Ngam, Kecamatan Dien Bien , Provinsi Dien Bien) bagaikan lukisan yang hidup, di mana rumah-rumah panggung tradisional tampak dan menghilang di balik hamparan ladang kapas. Desa ini merupakan rumah bagi suku Laos, yang telah melestarikan dan mengembangkan kerajinan tenun tradisional ini selama beberapa generasi.

Menurut konsep Lao kuno, perempuan harus bisa menenun agar bisa menikah. Maka, menenun telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan perempuan Na Sang. Mereka dengan terampil memasukkan setiap benang katun halus ke dalam alat tenun, dipadukan dengan tangan-tangan terampil untuk menciptakan kain yang tahan lama dan elegan.

Tenun telah ada sejak lama, dipelihara dan dikembangkan di bawah naungan suku Lao Na Sang.
Tenun telah ada sejak lama, dipelihara dan dikembangkan di bawah naungan suku Lao Na Sang.

Kain tenun tangan sarat dengan budaya Laos. Setiap pola dan motif memiliki kisah dan maknanya sendiri. Dari gajah yang agung hingga bunga yang mekar, setiap kain menceritakan kisah tentang alam, manusia, dan kehidupan masyarakat.

Kini, kerajinan tenun tradisional Na Sang tak hanya menjadi sandang, tetapi juga sumber pendapatan tetap bagi banyak keluarga. Berkat antusiasme dan kreativitas para perempuan Na Sang, kain brokat telah menjadi suvenir unik yang digemari wisatawan domestik dan mancanegara.

Koperasi Tenun Brokat Na Sang 2 merupakan contoh sukses dalam mempromosikan kerajinan tenun tradisional. Dengan partisipasi 15 anggota, koperasi ini telah menciptakan produk kerajinan tangan canggih yang dipercaya oleh pelanggan dari Hanoi, Hoa Binh , dan Sa Pa. Pendapatan rata-rata setiap anggota mencapai jutaan VND per bulan, memberikan sumber pendapatan yang signifikan bagi keluarga dan desa.

Ibu Lo Thi Vien, Direktur Koperasi Tenun Brokat Lao Na Sang 2, menyampaikan: "Semua produk buatan tangan, proses produksinya mengutamakan ciri khas tradisional dan estetika, sehingga pelanggan sangat menyukainya. Pasar utama produk koperasi ini adalah pelanggan dari Hanoi , Hoa Binh, dan Sa Pa yang memesan; setiap pesanan berkisar antara 1-50 juta VND. Anggota koperasi menerima kontrak dan membuat produk di rumah, tergantung pada waktu yang diinvestasikan, pendapatannya bisa tinggi atau rendah. Rata-rata, setiap anggota koperasi memiliki pendapatan 2,5-5 juta VND/bulan, yang menghasilkan pendapatan yang cukup tinggi di luar musim.

Produksi produk di keluarga anggota koperasi berkontribusi dalam mempromosikan pemaparan, pengajaran, dan minat generasi muda terhadap produk kerajinan tradisional.

Tak hanya itu, menenun juga menjadi jembatan antara generasi muda dan tradisi. Ibu Lo Thi In, salah satu anggota koperasi, berbagi: "Saat membuat produk di rumah, kami tidak hanya mengajarkan anak-anak kami tentang kerajinan ini, tetapi juga menanamkan rasa bangga terhadap budaya nasional kami."

Berbeda dengan Na Sang 2, produk tekstil dipromosikan untuk konsumsi, diorganisasikan dalam bentuk koperasi. Di desa Na Sang 1—yang juga merupakan tempat tinggal etnis Laos—para perempuan dan ibu-ibu melestarikan dan mengajarkan budaya tradisional dalam setiap pola setiap hari, mencari cara untuk membawa produk brokat etnis Laos ke pasar.

Di Desa Na Sang 1, meskipun koperasi belum terbentuk, para perempuan masih bekerja keras setiap hari di alat tenun mereka, melestarikan setiap pola dan motif tradisional. Rok dan selendang brokat yang mereka buat tidak hanya menjadi sumber pendapatan tetapi juga cara untuk melestarikan pakaian tradisional masyarakat Laos.

Berkat kecintaan dan kreativitas masyarakat Na Sang, kerajinan tenun tradisional ini tak hanya dilestarikan, tetapi juga dikembangkan dengan kuat. Kain brokat tak hanya indah, tetapi juga memiliki makna budaya yang mendalam, berkontribusi dalam melestarikan dan menghormati identitas nasional Laos.


[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/dien-bien-giu-gin-va-phat-huy-nghe-det-truyen-thong.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk