Lahir dari keluarga petani sederhana di distrik Hoang Mai (bekas komune Quynh Vinh), Provinsi Nghe An , masa kecil Bapak Le Cong Luc identik dengan perbukitan hijau yang rimbun, tempat pohon akasia dan kayu putih tumbuh subur di tanah merah. Semasa kecil, Bapak Luc berkelana ke berbagai tempat untuk mencari nafkah dan bekerja sebagai buruh di pembibitan tanaman. Masa-masa itulah yang menanamkan dalam dirinya hasrat untuk menanam—pekerjaan yang tampaknya sederhana namun membutuhkan pengetahuan, ketelitian, dan kecintaan terhadap pohon.
![]() |
Tuan Le Cong Luc di samping kamar bayinya. |
Menyadari meningkatnya permintaan bibit, terutama akasia hibrida, di daerahnya, ia memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya dan memulai bisnis pembibitan. Dari kebun campuran yang dialihfungsikan menjadi lahan tanam, Bapak Luc secara bertahap memperluas lahannya menjadi 8 sao, dengan spesialisasi dalam budidaya bibit akasia berkualitas tinggi.
Meskipun ia tidak mengenyam pendidikan formal di sekolah, pengalaman praktisnya yang berharga selama bertahun-tahun menanam di hutan, mengunjungi, dan belajar di berbagai tempat membantunya menguasai teknik pembibitan pohon. Ia memperhatikan setiap langkah, mulai dari pemilihan tanah, pemilihan benih, penanaman di pot, perawatan, pemupukan, hingga pengendalian hama. Pembibitan tersebut dilengkapi dengan sistem pasokan air dan irigasi otomatis, yang memastikan kondisi pertumbuhan optimal bagi bibit.
Rata-rata, setiap tahun, pembibitannya menghasilkan 4 hingga 5 batch, dengan jumlah bibit mencapai lebih dari 100.000 bibit. Bibit-bibit tersebut dirawat selama sekitar 1,5 hingga 2 bulan sebelum dijual. Berkat kualitas yang terjamin dan harga yang terjangkau, produk-produk Pak Luc tidak hanya dipercaya oleh masyarakat sekitar, tetapi juga dikonsumsi secara luas di daerah sekitarnya. Khususnya, berkat pembibitan di tempat, masyarakat setempat tidak perlu lagi bepergian jauh untuk membeli bibit, sehingga menghemat biaya dan menjadi proaktif dalam berproduksi.
![]() |
Tn. Luc berinvestasi dalam pembibitan yang cermat dan metodis dengan sistem irigasi otomatis, membantu tanaman tumbuh dengan baik. |
Dengan harga jual rata-rata 1.000 VND/pohon, fasilitas pembibitannya menghasilkan pendapatan lebih dari 500 juta VND setiap tahun. Namun, nilai yang dibawa oleh Bapak Luc tidak hanya sebatas angka ekonomi . Saat ini, fasilitas pembibitan tersebut juga menciptakan lapangan kerja tetap bagi 15 pekerja lokal, dengan pendapatan stabil sebesar 6-8 juta VND/orang/bulan.
Tak hanya sebagai pemilik, Pak Luc juga seorang pengrajin yang berdedikasi, bersedia berbagi pengalaman, memberikan bimbingan teknis, dan bahkan menyediakan material dan modal bagi rumah tangga yang ingin memperluas produksi. Selain itu, Pak Luc juga mendampingi banyak petani yang mengalami kesulitan di daerah tersebut, membantu mereka mengembangkan model, perlahan-lahan keluar dari kemiskinan, dan mengubah hidup mereka.
Setiap tahun, Bapak Luc secara proaktif mendukung 5 rumah tangga yang berada dalam situasi sulit, menyediakan bibit berkualitas dan mendampingi mereka dalam perjalanan menanam hutan. Tindakan ini tidak hanya membantu masyarakat lebih percaya diri terhadap arah baru, tetapi juga menyebarkan semangat berbagi dan solidaritas komunitas.
![]() |
Pembibitan Tn. Luc tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi banyak pekerja tetapi juga membantu penduduk setempat meniru modelnya, bersama-sama keluar dari kemiskinan dan mengembangkan ekonomi. |
Bapak Tran Van Hung (Ketua Asosiasi Petani di bekas Komune Quynh Vinh) mengatakan: “Bapak Le Cong Luc adalah contoh nyata dalam gerakan petani yang bersaing dalam produksi dan bisnis yang baik. Tidak hanya memperkaya diri sendiri, beliau juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan dukungan masyarakat, siap mendukung dan membantu masyarakat dalam berproduksi. Model pembibitannya dipilih sebagai model percontohan untuk direplikasi secara luas.
Pada tahun 2024, Tuan Luc mendapat penghargaan sebagai petani dan pengusaha berprestasi di tingkat provinsi - sebuah penghargaan yang pantas atas usaha keras dan kreativitas tanpa henti para petani Nghe An.
Kisah Bapak Le Cong Luc merupakan bukti nyata perubahan yang dialami para petani di masa integrasi. Dengan kerja keras dan semangat membara, beliau telah mengubah setiap helai lahan menjadi tunas-tunas harapan, berkontribusi dalam menghijaukan lahan tandus, membantu masyarakat setempat mengembangkan ekonomi, keluar dari kemiskinan, dan secara bertahap memperkaya tanah air.
Source: https://tienphong.vn/giup-nguoi-dan-thoat-ngheo-vuon-len-lam-giau-tu-nhung-vuon-uom-cay-giong-post1756612.tpo
Komentar (0)