Pergantian musim di Ha Tinh dengan cuaca yang tak menentu, perbedaan suhu antara siang dan malam, kelembapan tinggi, serta hujan dan sinar matahari yang bergantian membuat tubuh rentan terhadap kerusakan. Banyak orang mengalami gejala kelelahan, batuk, pilek, sakit tenggorokan, kulit kering, atau alergi akibat penurunan daya tahan tubuh.

MSc., Dr. Nguyen Chi Thanh - Direktur Pusat Pengendalian Penyakit Provinsi Ha Tinh, mengatakan: "Pergantian musim membuat daya tahan tubuh manusia mudah menurun. Perawatan kesehatan perlu dilakukan secara terpadu, termasuk menjaga tubuh tetap hangat, nutrisi yang tepat, kebersihan pribadi, dan menjaga lingkungan tempat tinggal tetap bersih dan sejuk. Khususnya, anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta merupakan kelompok yang perlu dipantau secara ketat. Jika gejala menetap atau memburuk, sebaiknya pergi ke fasilitas medis untuk mendapatkan saran, jangan asal minum obat berdasarkan pengalaman."
Berdasarkan catatan Rumah Sakit Umum Provinsi, sejak 13 November hingga saat ini, hampir 80 pasien anak di Departemen Pediatri saja dirawat karena pneumonia, demam tinggi, dan infeksi. Para ahli memperingatkan bahwa ketika suhu berubah secara tiba-tiba, mukosa hidung dan tenggorokan dapat dengan mudah mengering atau menyusut, mengurangi kemampuan perlindungan alaminya, sehingga berisiko tertular flu dan pneumonia. Selain itu, tinggal di ruangan tertutup dengan ventilasi minim, penggunaan AC atau pemanas ruangan dalam ruangan tertutup membuat sirkulasi udara buruk, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan pada saluran pernapasan dan kulit. Perubahan kebiasaan hidup seperti mengurangi olahraga, makan tidak teratur, dan tidur larut malam juga membuat tubuh lelah dan menurunkan daya tahan tubuh. Hal ini membutuhkan pencegahan proaktif dari masyarakat.

Ibu Nguyen Thi Mien (Kelurahan Tu My) berbagi: “Di musim dingin, karena keluarga saya tinggal di pegunungan, suhu dinginnya juga lebih parah. Untuk menjaga kesehatan para lansia di rumah, saya sering merebus air jahe untuk diminum dan merendam kaki. Makanan saya juga dilengkapi dengan makanan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk anak-anak saya, saya selalu mengingatkan mereka untuk menjaga tubuh tetap hangat dan membatasi mereka untuk mandi larut malam. Saya juga memperhatikan kebersihan rumah, mencegah jamur, dan membatasi pertumbuhan bakteri.”
Sektor kesehatan juga telah menggalakkan kepada masyarakat langkah-langkah pemeliharaan kesehatan yang tepat selama musim pancaroba, antara lain: menjaga kehangatan badan terutama leher, dada, dan kaki; mengenakan pakaian yang sesuai, menghindari perubahan suhu secara tiba-tiba; mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak sayur-sayuran hijau, buah-buahan, dan makanan yang kaya vitamin; minum air putih yang cukup; tidur yang cukup; menjaga olah raga yang cukup; menjaga kebersihan diri, serta menjaga lingkungan tempat tinggal yang bersih dan sejuk.

Oleh karena itu, banyak rumah tangga di area perumahan juga memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal. Bapak Tran Van Hung (Kelurahan Thanh Sen) mengatakan: “Cuaca lembap mudah menjadi sarang lalat, nyamuk, dan jamur, jadi setiap minggu keluarga saya melakukan pembersihan umum, mengeringkan selimut, dan mengelap lantai dengan disinfektan. Saya pikir menjaga kebersihan lingkungan sama pentingnya dengan menjaga tubuh tetap hangat. Selain itu, saya menjaga kebiasaan minum air hangat, berolahraga, dan berkumur dengan air garam untuk menjaga kesehatan. Yang terpenting adalah menjaga tubuh tetap hangat, terutama kaki dan leher.”
Selain mencegah penyakit pernapasan, perubahan musim juga dapat dengan mudah menyebabkan penyakit kulit yang menyebabkan ketidaknyamanan dan hilangnya estetika. Masyarakat perlu memperhatikan perawatan kulit dengan melembapkan kulit secara teratur, menghindari penggunaan produk yang tidak diketahui asalnya dan dapat menyebabkan iritasi. Jika muncul gejala yang tidak biasa seperti demam tinggi yang berkepanjangan, kesulitan bernapas, ruam, kejang, atau gejala yang memburuk, segera pergi ke fasilitas medis untuk mendapatkan saran dan perawatan yang tepat waktu.
Ibu Tran Thi Huyen (bangsal Tran Phu) bercerita: “Setelah melahirkan, saya menderita alergi cuaca. Ketika suhu menjadi dingin, tubuh saya sering mengalami gatal-gatal, yang menyebabkan rasa gatal dan kehilangan penampilan. Mengetahui kondisi saya, setiap kali cuaca menjadi dingin, saya mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, minum beberapa obat herbal untuk menghangatkan tubuh, dan berpakaian hangat atau menggunakan alat untuk menghangatkan tubuh, terutama telapak tangan dan kaki saya.”
Mengambil inisiatif untuk menjaga kesehatan saat cuaca berubah sangatlah praktis dan efektif jika dilakukan dengan benar. Setiap orang yang mengambil inisiatif untuk melindungi diri sendiri dan keluarga tidak hanya membantu menjaga kesehatan tetapi juga berkontribusi dalam memastikan keselamatan masyarakat, sehingga mengurangi tekanan pada sistem kesehatan akar rumput selama cuaca yang berfluktuasi.
Sumber: https://baohatinh.vn/ha-tinh-vao-dong-lam-gi-de-bao-ve-suc-khoe-post300259.html






Komentar (0)