Pada tanggal 2 Oktober, berbicara kepada pers, Bapak Dao Duc Tuan, Direktur Departemen Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Binh Dinh mengonfirmasi bahwa ia telah mengarahkan untuk segera memperbaiki dan meluruskan mobilisasi yang tidak menjamin prinsip kesukarelaan di sejumlah sekolah menengah di distrik Phu Cat (Binh Dinh).
Menurut Bapak Tuan, informasi mengenai arahan dan kritik pasca kejadian tersebut dipublikasikan oleh Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi ini agar dapat dipahami oleh masyarakat dan masyarakat.
Sebelumnya telah disampaikan beberapa informasi masukan orangtua murid mengenai hal-hal sebagai berikut: Dewan Perwakilan Orang Tua Murid SMA Phu Cat No. 3 menggalang dana untuk membeli televisi guna keperluan mengajar siswa kelas 10; Dewan Perwakilan Orang Tua Murid SMA Nguyen Huu Quang (Kabupaten Phu Cat) menggalang dana untuk membangun tempat parkir siswa.
Departemen Pendidikan dan Pelatihan provinsi Binh Dinh percaya bahwa kampanye Komite Perwakilan Orang Tua di kedua sekolah di atas tidak menjamin prinsip kesukarelaan, sehingga menimbulkan dampak negatif pada sektor pendidikan dan pelatihan di provinsi ini.
Dengan demikian, departemen ini meminta kepala sekolah dari kedua sekolah tersebut untuk berkoordinasi dengan Komite Perwakilan Orang Tua untuk mengatasi dan menghentikan advokasi tidak etis di atas.
Pada hari yang sama, saat berbicara kepada pers, Bapak Nguyen Van Phuong, Kepala Sekolah Menengah Atas Phu Cat No. 3, mengakui bahwa insiden tersebut terjadi di sekolah tersebut pada pertengahan September 2024. Beberapa orang tua melihat sekolah lain memiliki televisi untuk kegiatan belajar mengajar, sehingga mereka mengerahkan dan memasang 5 unit televisi di kelas 10 sekolah tersebut.
Namun, informasi kemudian muncul dari orang tua yang mencerminkan bahwa kampanye di atas tidak menjamin kesukarelaan dan tidak mempertimbangkan keadaan keluarga setiap siswa.
Seorang orang tua melaporkan di Facebook bahwa ia memiliki 2 anak yang bersekolah di Sekolah Menengah Atas Phu Cat No. 3 sehingga ia harus membayar 400.000 VND (200.000 VND/siswa) untuk membeli TV dari kampanye di atas.
Setelah menerima instruksi dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan provinsi dan melakukan verifikasi, Sekolah Menengah Atas No. 3 Phu Cat menemukan bahwa gerakan Dewan Perwakilan Orang Tua, meskipun bertujuan untuk memberi anak-anak mereka fasilitas pengajaran yang lebih baik, tidak menjamin prinsip kesukarelaan dan tidak dipertimbangkan secara matang.
"Oleh karena itu, pihak sekolah telah bekerja sama dengan asosiasi orang tua untuk menjelaskan dan menyepakati bahwa TV-TV tersebut akan dilepas dan dikembalikan. Nantinya, jika ada yang ingin memasangnya kembali secara sukarela, mereka harus melakukannya sesuai dengan prinsip dan mendapatkan konfirmasi khusus agar tidak mengganggu kepentingan umum," ujar Bapak Phuong.
Melalui insiden di atas, Departemen Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Binh Dinh telah mengeluarkan pemberitahuan untuk memperbaiki situasi mobilisasi dan kontribusi pendapatan di luar peraturan.
Oleh karena itu, sekolah diharuskan untuk mengakhiri situasi mobilisasi kontribusi yang melanggar peraturan dan pengelolaan pendapatan, serta mencegah pengenaan biaya berlebih pada tahun ajaran 2024-2025.
NGOC OAI
[iklan_2]
Sumber: https://www.sggp.org.vn/hai-truong-hoc-van-dong-mua-tivi-xay-nha-xe-khong-dam-bao-nguyen-tac-tu-nguyen-post761751.html
Komentar (0)