Jika disarankan dengan tepat dan transparan, asuransi jiwa akan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, dan membawa banyak manfaat besar. Selain jalur tradisional, produk ini juga didistribusikan di bank - Foto: AI
Memimpin bisnis asuransi di bank
Menurut laporan dari Boston Consulting Group - grup konsultan manajemen global terkemuka, Techcombank adalah salah satu bank terkemuka dalam menerapkan model bancassurance di Vietnam, dengan proses kerja sama dengan perusahaan asuransi yang berlangsung lebih dari satu dekade.
Selama bertahun-tahun, bank ini selalu menjadi pemimpin dalam penjualan, menjadi unit paling sukses di blok tersebut, dan memberikan kontribusi penting dalam diversifikasi saluran pengumpulan biaya.
Setelah meluncurkan perusahaan asuransi kerugian TCGI, Techcombank baru-baru ini mendapatkan izin dari Kementerian Keuangan untuk mendirikan perusahaan asuransi jiwa bernama Techcom Insurance. Hal ini menunjukkan bahwa bank tersebut sedang berekspansi dan bertujuan untuk membangun ekosistem keuangan yang lebih komprehensif bagi nasabah.
Sebagai salah satu bank terbesar di Vietnam, Techcombank mengatakan pihaknya selalu berupaya memberikan pengalaman nasabah yang optimal dan personal melalui penerapan teknologi modern.
Fokus pada penyediaan solusi keuangan yang aman dan efektif untuk menciptakan ketenangan pikiran dan kepercayaan bagi nasabah. Berkat itu, kepuasan bank dan indeks rujukan pelanggan baru (NPS) terus ditingkatkan.
Ekosistem "nilai" membantu bank menjangkau basis nasabah yang besar dan berkualitas dengan solusi keuangan yang unggul. Misalnya, pada tahun 2023, Techcombank mempertahankan pertumbuhan yang stabil dengan menempati posisi kedua di industri dalam hal penjualan asuransi jiwa baru.
Selain pendapatan biaya, bank juga dihormati pasar karena tingkat retensi kontrak asuransi tahun kedua, yang lebih unggul dari rata-rata industri perbankan, mencapai sekitar 50% dibandingkan rata-rata bank komersial, yang biasanya 12-20%.
Berinvestasi besar-besaran dalam digitalisasi
Techcombank tidak hanya telah menginvestasikan sejumlah besar uang dalam teknologi, hingga 500 juta USD, untuk memimpin digitalisasi, tetapi juga menyampaikan bahwa mereka telah membangun fondasi yang kokoh untuk bisnis asuransi, yang telah menjadi fokus dalam proses transformasi strategis bank selama 10 tahun terakhir.
Selain menjadi pelopor dalam menjalin kerja sama dengan mitra-mitra utama untuk mengembangkan bancassurance di Vietnam, bank ini juga mendirikan divisi asuransi terpisah untuk diterapkan secara sistematis dan dalam skala besar di seluruh negeri.
Para pemimpin Techcombank berbagi bahwa untuk mewujudkan visi "Transformasi industri keuangan, meningkatkan nilai kehidupan", bank secara kuat mentransformasi data dan melakukan digitalisasi secara komprehensif, di mana nasabah selalu menjadi fokus.
"Dengan meningkatnya dan berubahnya permintaan asuransi di dunia pascapandemi, memungkinkan tenaga penjualan kami untuk melakukan percakapan yang dipersonalisasi dengan setiap nasabah melalui platform digital merupakan prioritas utama bagi kami," ujar seorang perwakilan bank.
Untuk memenuhi kebutuhan yang tepat, bank mengembangkan ekosistem multi-saluran dan multi-utilitas. Model terpadu ini membantu nasabah mengakses berbagai layanan dengan lebih mudah, mulai dari perbankan hingga asuransi.
Seiring dengan pengembangan sistem, bank ini telah bekerja sama dengan "pemain besar" di bidang digitalisasi data (AWS, Salesforce, dll.) untuk membangun tim dan platform teknologi. Di saat yang sama, bank ini juga telah menerapkan berbagai perangkat (Adobe, Personetics, dll.) untuk lebih memahami kebutuhan dan meningkatkan interaksi cerdas dengan nasabah.
Menurut banyak pakar, peninjauan proaktif bank terhadap strategi bisnis asuransinya menunjukkan visi jangka panjang mereka. Hal ini meningkatkan adaptasi terhadap fluktuasi pasar dan mendiversifikasi pilihan dalam ekosistem.
Sumber: https://tuoitre.vn/hang-bao-hiem-nhan-tho-thuoc-techcombank-duoc-cap-phep-hoat-dong-20250723164653703.htm
Komentar (0)