Huynh Quoc Anh adalah mantan pemain sepak bola Vietnam yang terkenal. Di puncak kariernya, mantan gelandang kelahiran 1985 asal Da Nang ini dianggap sebagai "tornado" di pinggir lapangan sepak bola Vietnam.
Pelatih Huynh Quoc Anh pada konferensi pers pada sore hari tanggal 26 Juni
Setelah tiba di Binh Phuoc Club, Pelatih Huynh Quoc Anh dipercaya oleh dewan direksi untuk mengambil alih posisi "kapten" menggantikan rekannya, Nguyen Anh Duc. Ironisnya, Quoc Anh harus memimpin tim mengalahkan Da Nang Club—tim kota kelahirannya—dalam pertandingan Play-off Bia Sao Vang 2024-2025 untuk memperebutkan tiket ke V-League 2025-2026.
Berbagi perasaannya saat menghadapi tim lamanya, Pelatih Quoc Anh berkata: "Saya putra Da Nang, jadi tentu saja saya selalu mencintai dan mengagumi tanah air saya. Namun dalam sepak bola, saya selalu mengutamakan profesionalisme untuk menyelesaikan tugas tim. Oleh karena itu, saya bertekad untuk membantu Binh Phuoc mencapai tujuan memenangkan tiket ke V-League."
Ahli strategi muda ini juga menilai Da Nang Club adalah tim dengan sejarah panjang dan segudang prestasi, sehingga bukan lawan yang mudah dikalahkan. Namun, ia dan anak-anak asuhnya di Binh Phuoc Club telah mempelajari gaya bermain lawan dengan saksama dan telah mempersiapkan strategi serangan balik untuk pertandingan pukul 18.00 tanggal 27 Juni di Stadion Thong Nhat.
Penjaga gawang Tan Truong akan bersaing dengan rekan juniornya Bui Tien Dung.
Sementara itu, kiper Bui Tan Truong mengungkapkan: "Saya telah berpartisipasi dalam banyak pertandingan domestik dan juga bermain di play-off promosi dua kali, jadi saya sangat familiar dengan pertandingan-pertandingan seperti ini. Sebagai pemain profesional, saya selalu berusaha sebaik mungkin untuk membantu tim mencapai tujuannya."
Berbicara tentang tim yang "dijanjikan" bonus hingga 10 miliar VND jika memenangkan pertandingan, mantan penjaga gawang tim nasional Vietnam ini mengatakan bahwa hal ini menciptakan motivasi besar bagi para pemain untuk berkompetisi. Lebih lanjut, penjaga gawang asal Dong Thap ini menambahkan: "Tekanan memang tak terelakkan, terutama dalam pertandingan-pertandingan krusial seperti ini. Seluruh tim telah mempersiapkan diri dengan matang sepanjang tahun. Para pemain hanya perlu turun ke lapangan, menjalankan arahan taktis dari staf pelatih, dan mengerahkan segenap kemampuan mereka untuk menyelesaikan tugas."
Sumber: https://nld.com.vn/hlv-huynh-quoc-anh-va-man-cham-tran-doi-bong-que-nha-19625062617550606.htm
Komentar (0)