Pelatih Masatada Ishii (Jepang) menggantikan Pelatih Mano Polking (sebagai pelatih tim nasional Thailand beberapa hari yang lalu). Setelah Bapak Ishii mengambil alih tim Kuil Emas, tim ini kemungkinan akan mengalami perubahan besar dalam hal personel, serupa dengan tim nasional Vietnam di bawah Pelatih Philippe Troussier.
Salah satu pemain yang akan segera kembali ke tim nasional Thailand adalah bek tengah Jonathan Khemdee.
Bek tengah Jonathan Khemdee dapat kembali ke tim nasional Thailand di bawah pelatih Ishii (Foto: Daily News).
Setelah menyaksikan pertandingan antara Buriram United dan Ratchaburi FC pada 24 November di Liga Thailand, pelatih Masatada Ishii berkomentar tentang bek tengah Jonathan Khemdee (bermain untuk Ratchaburi FC): "Dia bermain bagus. Jonathan Khemdee adalah tipe bek tengah yang dibutuhkan tim Thailand."
"Dia tinggi (1m90), cepat, dan bermain agresif. Bayangkan Jonathan Khemdee dan Dolah Elias (pemain Thailand kelahiran Swedia, tinggi 1m96) bermain sebagai pasangan bek tengah di tim nasional," tambah pelatih Masatada Ishii.
Jonathan Khemdee disebut-sebut dalam konteks performa buruk bek tengah Manuel Tom Bihr (pemain Thailand kelahiran Jerman) di babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2026. Jonathan Khemdee pernah mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional Thailand setelah SEA Games ke-32, tetapi jika pelatih Ishii membujuknya, pemain ini mungkin akan berubah pikiran.
Pelatih Masatada Ishii (Jepang) dari tim Thailand (Foto: Daily News).
Selain Jonathan Khemdee, media Thailand melaporkan bahwa setidaknya ada 5 pemain lagi yang bisa dipanggil ke tim nasional di bawah pelatih Masatada Ishii.
Para pemain tersebut antara lain pemain sayap Jaroensak Wongkorn, gelandang Peeradon Chamrasamee, bek kanan Narubadin Weerawatnodom, gelandang Suphapron Sutthisak, dan bek kiri Ernesto Phumipha.
Mereka adalah pemain-pemain yang tidak terlalu terkenal di Thailand, dan kurang dikenal di dunia internasional. Namun, seperti pelatih Troussier dari tim nasional Vietnam, pelatih Masatada Ishii mungkin memilih pemain berdasarkan tren yang sesuai dengan filosofinya, bukan berdasarkan nama-nama bintangnya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)