Ketika penyelenggara Miss Earth Vietnam 2025 mengumumkan bahwa juara kedua ke-3 Trinh My Anh akan mewakili Vietnam di kompetisi internasional, menggantikan Miss Earth. Ngo Thi Tram Anh, gelombang kontroversi kembali meletus. Gadis berusia 19 tahun asal Hai Duong , yang dinobatkan di tengah banyak keraguan, kini menghadapi tantangan baru.
Tenang sebelum "badai" opini publik
Tram Anh mengatakan meskipun dia merasa sedikit menyesal tidak mewakili Vietnam di Miss Earth tahun ini, dia sepenuhnya menghormati keputusan panitia penyelenggara.
Tram Anh menegaskan bahwa Miss Earth Vietnam adalah hasil dari proses panjang pelatihan, usaha, dan dedikasi. Ia sangat mengapresiasi My Anh atas keberanian, kecantikan, dan pesonanya, serta sepenuhnya mendukung perjalanan seniornya.
Tram Anh dinobatkan Nona Bumi Vietnam Tahun 2025:
Mengenai tidak dapat berkompetisi di tingkat internasional tahun ini, sementara juara kedua Bui Ly Thien Huong dijanjikan kesempatan pada tahun 2026, Tram Anh tidak menganggapnya sebagai tekanan. Ia mengatakan bahwa jika ia berkompetisi di tingkat internasional, ia akan menganggapnya sebagai mimpi indah, tetapi pertama-tama ia ingin mengembangkan diri dan memenuhi perannya sebagai ratu kecantikan di Vietnam. Jika kesempatan itu datang, ia siap karena ia telah memiliki waktu untuk mempersiapkan diri dengan baik.
Terkait perubahan riasan wajahnya di malam final yang disebut-sebut membuatnya kurang bersinar, Tram Anh mengaku saat menonton ulang, ia merasa sedikit menyesal, namun hal itu pula yang membuatnya semakin cermat dan teliti di setiap penampilan berikutnya.
Sebelumnya, tepat setelah menerima mahkota pada malam 28 Juni, Tram Anh harus menghadapi "badai" opini publik tentang kecantikannya, perilakunya, dan bahkan rumor tentang pembelian penghargaan tersebut.
Salah satu kontroversi terbesar seputar Tram Anh adalah respons bahasa Inggrisnya di babak final. Banyak orang mengatakan bahwa ia "gagap", "membaca setiap kata", dan "mengulang pelajaran". Ia mengakui bahwa ia telah membaca dan menghargai semua komentar. Tram Anh juga menyadari bahwa respons bahasa Inggrisnya belum sempurna dalam semangat belajar.
“Saya pikir ketika memakai mahkota, saya juga harus belajar bagaimana menghadapi opini publik. Saya cukup tertekan ketika dinobatkan, tetapi secara bertahap saya mengerti bahwa saya tidak bisa mengendalikan pikiran orang lain. Saya memilih untuk lebih banyak mendengarkan, memperhatikan komentar, dari sana saya belajar untuk tenang dan fokus untuk meningkatkan diri saya setiap hari,” Tram Anh berbagi dengan VietNamNet.
Lahir pada tahun 2006, Tram Anh saat ini adalah mahasiswa tahun pertama jurusan Administrasi Bisnis di Akademi Wanita Vietnam. Ia bercerita bahwa mempelajari Administrasi Bisnis membantunya belajar bagaimana merencanakan dan mengelola waktu secara efektif. Tram Anh juga belajar bagaimana berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan menangani situasi secara fleksibel. Keterampilan ini membantunya dalam perjalanan kompetisi untuk mengembangkan dirinya lebih baik setiap hari.
Dengan tinggi 1,73 m dan tinggi 89-65-98 cm, perjalanan kecantikan Tram Anh dimulai pada tahun 2022 ketika ia dinobatkan sebagai Miss Elegant Student di SMA Xuan Mai. Pada tahun 2024, Tram Anh kembali memenangkan gelar Miss Elegant Student tingkat nasional bahkan saat ia masih menjadi siswi tahun pertama.
Berasal dari keluarga dengan ayah seorang Letnan Kolonel di Angkatan Darat dan ibu seorang pekerja lepas, Tram Anh mengatakan bahwa ia dilatih disiplin, ketekunan, dan tanggung jawab sejak usia dini. Pelajaran inilah yang membantunya untuk selalu berjuang dalam setiap perjalanannya dan berpartisipasi dalam Miss Earth Vietnam 2025.
Tidak pernah punya kekasih, kehilangan arah
Di usia 19 tahun, Tram Anh mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki pacar karena ingin fokus belajar dan memenuhi tanggung jawabnya. Mengenai kriteria memilih pacar di masa depan, ia percaya tidak ada standar atau ukuran khusus, hanya saja ia harus baik, tulus, penuh hormat, dan menjalani hidup dengan positif.
Tram Anh pernah mengalami masa disorientasi, merasa tidak tahu apa yang cocok untuknya. Berkat itu, ia belajar untuk bersabar terhadap dirinya sendiri, berusaha lebih keras, dan berani keluar dari zona nyamannya.
Hari-hari ratu kecantikan berusia 19 tahun ini cukup sederhana. Ia biasanya bangun pagi, pergi ke sekolah dan bekerja sesuai jadwal belajarnya, serta saat ini sedang mengikuti kursus Bahasa Inggris dan MC. Di waktu luangnya, Tram Anh gemar membaca buku, bepergian, dan memasak.
Sumber: https://baoquangninh.vn/hoa-hau-19-tuoi-co-bo-la-thuong-ta-noi-gi-khi-dang-quang-giua-bao-du-luan-3366434.html
Komentar (0)