Pada sore hari tanggal 18 September, Direktur Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Da Nang, Le Thi Bich Thuan, mengirimkan dokumen mendesak ke lembaga pendidikan di daerah tersebut tentang mengizinkan siswa untuk tetap di rumah dari sekolah karena kemungkinan depresi tropis menguat menjadi badai, yang menyebabkan hujan lebat.
Dokumen tersebut mewajibkan lembaga pendidikan di wilayah tersebut untuk anak-anak prasekolah, siswa, dan peserta pelatihan di seluruh kota untuk libur sekolah mulai sore hari tanggal 18 September dan sepanjang hari pada tanggal 19 September. Universitas swasta, berdasarkan situasi aktual, secara proaktif memutuskan kehadiran siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Da Nang meminta kepada seluruh instansi pendidikan untuk sungguh-sungguh melaksanakan arahan dari Pemerintah Kota dan Dinas terkait penguatan pencegahan dan penanggulangan bencana alam tahun 2024, serta arahan dari pimpinan daerah tentang pencegahan dan penanggulangan bencana alam, badai, dan banjir; secara berkala melakukan pemutakhiran informasi mengenai situasi terkini bencana tropis dan hujan lebat, menjaga komunikasi melalui berbagai saluran informasi guna memberikan tanggapan proaktif dengan aman, meminimalisir kerusakan akibat hujan lebat, dan memastikan terjalinnya komunikasi dua arah yang teratur antara pimpinan Dinas (Divisi) Pendidikan dan Pelatihan dengan pimpinan satuan pendidikan, kepala sekolah, wali kelas, dan orang tua siswa.
Secara proaktif dan segera menyelenggarakan pembersihan dan sanitasi sekolah serta ruang kelas setelah terjadinya depresi dan badai tropis, ketika air surut dan hujan berhenti sehingga anak-anak prasekolah, siswa, dan peserta pelatihan dapat segera kembali ke sekolah.
Kota Da Nang saat ini memiliki 207 taman kanak-kanak, 101 sekolah dasar, 60 sekolah menengah pertama, 32 sekolah menengah atas dan sekolah bertingkat, 3 Pusat Pendidikan Berkelanjutan dan sistem 10 universitas di bawah Universitas Da Nang.
Menurut reporter, pada pagi hari tanggal 18 September, hujan lebat dan angin kencang menyebabkan banyak jalan di pusat kota Da Nang terendam banjir setinggi 20 hingga lebih dari 50 cm, dan beberapa area mengalami kerusakan dan pohon tumbang. Untuk menghindari kerusakan akibat badai, pemerintah dan nelayan secara proaktif membawa perahu nelayan mereka ke darat.
[iklan_2]
Sumber: https://daidoanket.vn/hoc-sinh-da-nang-duoc-nghi-hoc-tu-chieu-18-9-10290577.html
Komentar (0)