South China Morning Post mengutip polisi Hong Kong hari ini, 24 Februari, yang mengatakan bahwa tersangka adalah seorang pria berusia 56 tahun yang ditangkap selama penggerebekan di Great George Street di Causeway Bay pada malam hari tanggal 23 Februari.
"Berdasarkan penyelidikan awal, tersangka memasukkan cairan tersebut ke dalam tabung kecil, membawanya ke mana-mana, lalu menuangkannya ke telapak tangannya sebelum dengan cepat mendekati korban dari belakang," kata Inspektur Senior Yee Hiu-yin dari Satuan Reserse Kriminal Distrik Mong Kok.
Pria tersebut ditangkap di tempat kejadian perkara karena perbuatan tidak senonoh di depan umum dan masih ditahan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut. Pakaian dan wadah larutan yang dibawanya disita untuk diperiksa.
Pakaian tersangka dan tabung yang berisi larutan disita sambil menunggu pemeriksaan.
Inspektur Senior Leung Sin-yi dari unit intelijen distrik Mong Kok mengatakan para korban menggambarkan cairan itu "tidak berbau, tetapi berwarna pucat dan agak hangat". Polisi sedang menunggu hasil tes untuk menentukan zat apa sebenarnya yang terkandung di dalamnya.
Penyidik menambahkan bahwa pria tersebut diduga sebagai pelaku kejahatan berantai. Antara 20 Januari dan 18 Februari, polisi menerima laporan dari sembilan perempuan, berusia 16 hingga 32 tahun, yang mengaku telah disiram cairan hangat di punggung mereka saat berjalan-jalan di Mong Kok, menurut Inspektur Leung.
Saat mereka menyadari pakaian mereka ternoda, pelaku sudah melarikan diri. Beberapa korban diserang dua kali dalam waktu satu jam.
Kamera CCTV segera dipasang di sekitar Mong Kok untuk mencari pelakunya. Ketidaksenonohan di tempat umum merupakan kejahatan serius di Hong Kong, yang dapat dihukum hingga tujuh tahun penjara.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)