Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya melancarkan serangan terhadap Hizbullah di Beirut. Sebelumnya pada 1 Oktober, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 55 orang di Lebanon.
Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Iran meluncurkan lebih dari 200 rudal ke Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menekankan pada 1 Oktober bahwa Iran telah membuat kesalahan besar. Militer Israel mengatakan pada 2 Oktober bahwa angkatan udaranya akan terus menyerang dengan gencar di Timur Tengah.
Israel mengatakan serangan terhadap Lebanon hanya menargetkan Hizbullah
Reuters melaporkan pada 1 Oktober bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan telah menggunakan rudal Fattah untuk menyerang pangkalan militer dan 90% rudal yang ditembakkan ke Israel mengenai sasarannya. Sementara itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan bahwa sistem pertahanan udaranya telah mencegat sebagian besar rudal Iran.
Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, menekankan bahwa serangan Iran merupakan eskalasi yang serius dan berbahaya. Ia menambahkan bahwa militer belum mencatat adanya korban jiwa.
Serangkaian roket terbang di dekat kota Baqa al-Gharbiya, Israel, pada tanggal 1 Oktober.
Pejabat AS mengatakan lebih dari 200 rudal diluncurkan ke Israel, sementara IDF mengklaim Teheran menembakkan lebih dari 180 rudal balistik.
"Iran membuat kesalahan besar malam ini dan mereka akan menanggung akibatnya. Siapa pun yang menyerang kami, kami akan menyerang mereka," ujar Perdana Menteri Israel Netanyahu dalam sebuah pertemuan keamanan pada 1 Oktober.
Garda Revolusi memperingatkan bahwa jika Tel Aviv merespons, mereka akan melancarkan serangan yang lebih dahsyat terhadap Israel. Garda Revolusi mengatakan serangan Iran "sesuai dengan Piagam PBB." Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa operasinya bersifat defensif dan hanya menargetkan fasilitas militer dan keamanan Israel.
Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan pada 1 Oktober bahwa kapal perusak AS telah berkoordinasi dengan Israel untuk mencegat rudal dari Iran. Presiden AS Joe Biden mengatakan serangan Teheran tidak efektif dan menyatakan dukungan penuh AS terhadap Israel. Gedung Putih menegaskan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi serius.
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/israel-dang-khong-kich-li-bang-ong-netanyahu-noi-iran-se-phai-tra-gia-185241002061552593.htm
Komentar (0)