Banyak penumpang dalam penerbangan Delta Airlines yang berangkat dari Salt Lake City, Utah (AS) mengalami rasa sakit yang menusuk di telinga dan gendang telinga yang berlubang, serta mimisan, ketika pesawat mengalami masalah tekanan pada ketinggian lebih dari 3.000 m.
"Saya memegang telinga saya karena sakit. Lalu ketika saya mendongak, saya melihat darah di tangan saya. Rasanya sakit seperti bagian dalam telinga saya meledak karena tekanan," kata penumpang Jaci Purser.
Berbicara kepada People , seorang perwakilan Delta Airlines mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi di dalam pesawat. Saat itu, Boeing sedang membawa 140 penumpang dalam perjalanan ke Portland, Oregon (AS) ketika insiden terjadi. Saat itu, di kabin penumpang, pesawat tidak dapat meningkatkan tekanan pada ketinggian 3.000 m dan masker oksigen tidak terpasang.
"Saya menoleh ke arah suami saya dan melihat dia juga memegang telinganya karena kesakitan. Dan di baris di belakang saya, seorang penumpang pria mimisan. Semua orang berusaha menolongnya," ujar penumpang lain bernama Caryn Allen.
Akibat insiden ini, pilot terpaksa mengalihkan pesawat kembali ke Bandara Internasional Salt Lake. Setidaknya 10 penumpang membutuhkan perawatan medis . Untungnya, tidak ada korban luka serius.
Penumpang mengalami mimisan dan gendang telinga berlubang akibat kecelakaan pesawat di ketinggian 3000m (Sumber video : NY Post).
"Kami dengan tulus meminta maaf kepada para pelanggan kami atas pengalaman yang tidak menyenangkan pada penerbangan nomor 1203. Awak pesawat telah mengikuti prosedur untuk mengembalikan pesawat ke titik keberangkatan. Di sana, staf penyelamat darat maskapai membantu semua penumpang dengan kebutuhan mendesak," ujar seorang perwakilan maskapai.
Para penumpang yang kondisinya stabil kemudian dipindahkan ke penerbangan lain. Teknisi Delta juga memperbaiki masalah tekanan udara di pesawat. Pesawat kembali beroperasi normal keesokan harinya.
Seorang perwakilan Administrasi Penerbangan Federal AS mengatakan insiden itu masih dalam penyelidikan.
Sebelumnya pada 17 September, insiden tekanan juga terjadi pada penerbangan maskapai nasional Australia, Qantas.
Seorang juru bicara Qantas mengatakan pesawat mengalami masalah dekompresi yang memaksa pilot turun dari ketinggian 8.840 m ke 3.048 m dan meminta pendaratan prioritas di bandara Rockhampton.
Untungnya, penerbangan tersebut tidak mengalami insiden manusia dan mendarat dengan selamat. Pihak maskapai kemudian mengatur agar para penumpang mengambil penerbangan lain, melanjutkan perjalanan mereka ke kota Brisbane.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/du-lich/khach-bi-chay-mau-mui-thung-mang-nhi-do-may-bay-gap-su-co-o-do-cao-3000m-20240919101806209.htm
Komentar (0)