Dua raksasa milik negara, Vietcombank dan BIDV, hanya menjual emas batangan SJC kepada nasabah yang telah membuka rekening di bank tersebut.
Sejak 29 Juli, Vietcombank mengumumkan bahwa mereka hanya akan menjual emas batangan secara daring kepada nasabah perorangan yang memiliki rekening pembayaran aktif di bank tersebut. Nasabah yang belum memiliki rekening harus membuka rekening di Vietcombank sebelum mendaftar untuk membeli emas.
Vietcombank menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan mengelola informasi nasabah, serta mengembangkan pembayaran non-tunai. Selain "memperketat" persyaratan pendaftaran pembelian, bank juga mengubah kebijakan pengiriman emas. Dengan demikian, emas batangan tidak akan dikirimkan setelah nasabah mendaftar untuk membeli secara online dan menyelesaikan pembayaran di cabang. Bank akan mengirimkan emas pada hari kerja berikutnya. Hal ini, menurut bank, untuk "memastikan kelancaran dan keamanan pengiriman emas batangan".
Bicaralah dengan VnExpress , perwakilan Vietcombank, mengatakan bahwa peraturan tambahan ini hanya berlaku untuk pendaftaran online pembelian emas batangan SJC, dan tidak mengubah proses pembayaran atau pengiriman emas batangan. "Nasabah tetap menggunakan uang tunai saat bertransaksi, tetapi mereka perlu mentransfer ke rekening pembayaran di konter bank dan mentransfer uang untuk menyelesaikan pembelian emas," ujar perwakilan Vietcombank.
Sebelumnya pada bulan Juni, BIDV juga mengumumkan bahwa mereka hanya akan menjual emas batangan SJC kepada nasabah yang sudah memiliki rekening di bank tersebut. Dana di rekening nasabah harus cukup untuk membayar jumlah emas yang terdaftar untuk dibeli.
Dua bank milik negara yang tersisa, Vietinbank dan Agribank, belum mengumumkan perubahan apa pun terkait ketentuan pembelian emas daring. Keduanya masih mengizinkan nasabah membeli emas meskipun tidak memiliki rekening di bank tersebut.
Sejak awal Juni, Bank Negara telah meningkatkan pasokan ke pasar, dengan mempercayakan penjualan emas langsung kepada empat bank milik negara dan SJC, untuk mendinginkan kesenjangan antara harga emas sepotong dengan dunia.
Setelah sempat terjadi "overload" akibat antrean di kantor transaksi, bank dan SJC beralih mendistribusikan nomor online kepada nasabah dan membatasi jumlah pembelian tiap kalinya.
Namun, mendaftar untuk membeli emas langsung di empat bank BUMN dan SJC belakangan ini tidaklah mudah. Situs web bank dan SJC terus-menerus "berputar" sejak dibuka untuk memungkinkan pendaftaran pembelian, dan juga cepat habis dalam hitungan menit. Unit-unit ini juga membatasi setiap orang untuk membeli maksimal 1 tael emas.
Sumber
Komentar (0)