
Bapak Truong Van Quy - pemilik restoran Sabirama mengatakan bahwa ini adalah kedua kalinya restoran tersebut berkoordinasi dengan wisatawan untuk menyelenggarakan program donasi makanan di Pusat Perlindungan Sosial Quang Nam (kelurahan Cam Ha, kota Hoi An).
Dengan berpartisipasi dalam program ini, selain harga tur yang telah disepakati, setiap wisatawan akan menyumbang sejumlah kecil (sesuai keinginan) untuk memasak 110 porsi makanan yang terdiri dari 5 hidangan, termasuk daging rebus, ikan goreng, telur goreng, tumis sayuran, sup, nasi, dan 1 buah pisang sebagai hidangan penutup untuk dibagikan kepada para lansia, anak yatim, dan anak-anak penyandang disabilitas di Pusat Perlindungan Sosial Quang Nam. Bapak Truong Van Quy juga menyumbangkan uang tambahan untuk membeli susu dan popok bagi para lansia dan anak-anak.

Dalam acara penyerahan bantuan sembako pada tanggal 6 April, banyak wisatawan lanjut usia yang tak kuasa menahan tangis ketika melihat keadaan yang menyedihkan di Pusat Perlindungan Sosial Quang Nam. Oleh karena itu, mereka pun menyumbang hampir 7 juta VND lagi, dan berjanji akan kembali lagi untuk terus membantu anak-anak dan warga lanjut usia di sana.
Ibu Dana Garanobst, seorang turis Amerika, merasa bahagia ketika ia membagikan setiap makanan kepada para lansia yang tinggal di panti. Menurut turis wanita tersebut, memasak untuk komunitas yang kurang beruntung membuatnya bahagia, dan ia bahkan lebih bahagia ketika melihat mereka yang kurang beruntung menikmati makanan lezat yang ia siapkan sendiri.
[ VIDEO ] - Turis Amerika memberikan makanan di Pusat Perlindungan Sosial Quang Nam:
Ke depannya, Restoran Sabirama diharapkan terus berkoordinasi dengan kelompok wisatawan lain untuk menyelenggarakan lebih banyak lagi program serupa guna menciptakan produk wisata yang bertanggung jawab dan berorientasi pada masyarakat.
Bapak Truong Van Quy menyampaikan bahwa beliau menamai program tersebut “Perjalanan Berbagi – Menghubungkan Cinta”. Baginya, ini bukan sekadar produk wisata, melainkan sebuah perjalanan untuk terhubung dan berbagi.
“Selama lebih dari 10 tahun terikat dengan Hoi An, saya selalu bertanya-tanya bagaimana memastikan bahwa setiap pengunjung yang datang ke sini tidak hanya membawa pulang foto-foto indah, tetapi juga membawa kembali emosi yang indah, kenangan yang mendalam, dan nilai-nilai kehidupan yang positif.

Dari pemikiran itulah, lahirlah "Perjalanan Berbagi – Menghubungkan Cinta" sebagai cara untuk menghubungkan wisatawan dengan masyarakat lokal, antara pengalaman dan tanggung jawab sosial. Saya percaya bahwa ketika wisatawan memasak makanan sendiri dan membagikannya kepada yang membutuhkan, momen itu akan terukir di hati mereka, itu adalah kebaikan, itu adalah kasih sayang tanpa batas” – ujar Bapak Quy.
Sumber: https://baoquangnam.vn/khach-tay-chia-se-trach-nhiem-voi-cong-dong-3152319.html
Komentar (0)