Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Wisatawan Vietnam ke Taiwan merupakan yang terbesar kedua di Asia Tenggara.

Dalam 9 bulan pertama tahun ini, jumlah wisatawan Vietnam ke Taiwan meningkat sebesar 15%, menjadikan Vietnam pasar pengirim wisatawan terbesar kedua di Asia Tenggara.

ZNewsZNews29/11/2025

Para blogger perjalanan Vietnam seakan hidup di dunia film saat mengenakan kostum tradisional Taiwan. Foto: Tam Bui .

Bapak Derek Chou, Direktur Kantor Perwakilan Biro Pariwisata Taiwan di Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa jumlah wisatawan Vietnam ke Taiwan (Tiongkok) terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2024 saja, jumlah total pengunjung akan mencapai sekitar 370.000, mendekati angka sebelum pandemi. Dalam 9 bulan pertama tahun ini saja, Taiwan telah menerima lebih dari 330.000 wisatawan Vietnam, meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut Biro Pariwisata Taiwan, pasar Vietnam terus diprioritaskan dalam program promosi, yang bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan untuk menjelajahi ekosistem destinasi yang beragam - mulai dari lanskap, budaya, kepercayaan hingga masakan .

Tak hanya pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, pasar wisata Taiwan ke Vietnam juga mengalami terobosan yang signifikan. Pada tahun 2024, Taiwan menduduki peringkat ke-3 dalam 10 besar negara tujuan wisatawan mancanegara ke Vietnam, dengan 1,29 juta kedatangan, meningkat 51,4% dibandingkan periode yang sama dan tingkat pemulihan 139% dibandingkan sebelum pandemi – hanya di belakang Korea Selatan dan Tiongkok daratan.

Menurut Badan Pusat Statistik, dalam 10 bulan pertama tahun 2025, Vietnam menerima 17,2 juta wisatawan mancanegara, meningkat 21,5% dibandingkan periode yang sama. Dari jumlah tersebut, Taiwan tetap berada di posisi ketiga dengan 1 juta wisatawan mancanegara, setelah Tiongkok (4,3 juta) dan Korea Selatan (3,6 juta).

Vietnam dan Taiwan memiliki banyak kesamaan, mulai dari budaya religius Asia Timur, beragam jajanan kaki lima, pasar malam yang ramai, minuman teh, hingga kehidupan perkotaan yang modern namun tidak terlalu terburu-buru. Kesamaan ini membantu wisatawan untuk mudah berintegrasi dan merasa akrab saat berpindah-pindah di antara kedua destinasi tersebut.

Bagi wisatawan Vietnam yang baru pertama kali ke Taiwan, destinasi ikonis seperti Taipei 101, jalan pejalan kaki Ximending, pasar malam Shilin, atau Museum Istana Nasional selalu ada dalam rencana perjalanan . Jiufen - Jalan Tua Shifen dengan gang-gang kecil dan pengalaman melihat lampion terbang, serta Geopark Yehliu dengan formasi batuan unik, juga merupakan tempat yang sayang untuk dilewatkan.

Selain destinasi-destinasi yang familiar, Taiwan juga menarik karena tanahnya yang damai dan kaya budaya. Pulau Perdamaian di Keelung menawarkan suasana yang menenangkan; Jalan Tua Lukang menciptakan kembali gaya hidup tradisional; Distrik Seni Pier-2 di Kaohsiung adalah "kiblat" kreatif bagi kaum muda; dan Taitung membuka dunia budaya suku Bunun.

Kuliner adalah faktor yang membuat banyak wisatawan "kecanduan" Taiwan sejak pertama kali menginjakkan kaki. Mulai dari pangsit isi daging, tahu busuk, mi daging sapi Taipei hingga xiao long bao, kue nanas, dan teh susu—minuman yang dianggap sebagai simbol Taiwan—setiap hidangan berkontribusi menciptakan pengalaman yang lengkap selama perjalanan menjelajahi Taiwan.

Sumber: https://znews.vn/khach-viet-di-dai-loan-tang-post1606766.html


Komentar (0)

No data
No data

Warisan

Angka

Bisnis

Pertempuran Hati Rakyat di Perbatasan Tanah Air - Pertahanan Negara dan Pertahanan Perbatasan di Situasi Baru

Peristiwa terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk