Pada upacara pembukaan, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Phan Thi Thang menekankan bahwa salah satu hambatan terbesar bagi e-commerce saat ini adalah kekhawatiran konsumen tentang kualitas produk, bersamaan dengan masalah barang palsu dan tiruan.
“Tema ‘Keamanan - Ketenangan Pikiran - Kebahagiaan’ mencerminkan tekad Kementerian Perindustrian dan Perdagangan untuk bekerja sama dengan platform digital, peritel, dan konsumen dalam membangun lingkungan e-commerce yang transparan, meningkatkan peran lembaga pengatur, dan meningkatkan tanggung jawab bisnis dalam melindungi hak-hak konsumen,” tegas Wakil Menteri Phan Thi Thang.

Bapak Nguyen Lam Thanh, perwakilan TikTok Vietnam, menyatakan bahwa TikTok Shop bertekad untuk membangun lingkungan belanja yang terpercaya.
"Kami mengajak komunitas pembuat konten dan penjual untuk membagikan video pendek dengan tagar #AnTamVuiSam dan #TuHaoHangViet untuk meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong praktik bisnis yang transparan," ujar Bapak Thanh.
Menurut Ibu Le Hoang Oanh, Direktur Departemen E-commerce dan Ekonomi Digital (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan), salah satu sorotan program tahun ini adalah rangkaian Mega Livestream "Aman - Terjamin - Bahagia". Untuk pertama kalinya, Panitia Penyelenggara akan langsung mengadakan sesi Mega Live berskala besar, memberikan panduan rinci tentang cara membedakan barang asli dari barang palsu dan keterampilan berbelanja yang aman di lingkungan digital.
Acara ini juga berfokus pada ruang pengalaman teknologi digital dan tampilan produk, di mana orang dapat menjelajahi solusi belanja modern. Ini adalah kesempatan bagi bisnis sains dan teknologi untuk memperkenalkan aplikasi canggih, berkontribusi pada peningkatan pengalaman pengguna dan membangun kepercayaan digital.
Online Friday 2025 bukan hanya acara konsumen, tetapi juga forum penting yang mendukung bisnis dalam transformasi digital dan promosi merek. Program ini menampilkan ruang pameran yang memamerkan solusi digital, menciptakan peluang bagi bisnis untuk terhubung dengan platform e-commerce, jaringan multi-channel, KOL (Key Opinion Leaders), dan mitra teknologi.

Ini juga merupakan perjalanan untuk membawa produk-produk Vietnam lebih jauh ke luar negeri, mulai dari produk OCOP dan makanan khas daerah hingga produk-produk berteknologi tinggi, menjangkau konsumen di seluruh negeri dan menyebarkan semangat "Rakyat Vietnam memprioritaskan penggunaan produk-produk Vietnam".
Selain itu, acara ini juga menyaksikan partisipasi yang kuat dari platform e-commerce besar seperti Shopee, Lazada, dan Sendo, bersama dengan penyedia infrastruktur digital seperti AccessTrade, Grab, dan Viettel Post.
Perusahaan manufaktur terkemuka juga menunjukkan peran perintis. Ibu Ngo Ngoc Anh, Direktur Pemasaran Sao Thai Duong, berkomentar bahwa Online Friday merupakan saluran penting untuk memperkuat kepercayaan digital di antara para pembeli dalam konteks e-commerce yang berkembang pesat, yang juga disertai risiko barang palsu, produk tiruan, dan penyalahgunaan merek.
"Bermitra dengan program ini juga merupakan kesempatan bagi bisnis-bisnis di Sao Thai Duong untuk menyebarkan konsumsi cerdas, mendorong masyarakat untuk memilih produk asli dari saluran terverifikasi, dan berkontribusi dalam membangun lingkungan e-commerce yang aman, transparan, dan positif bagi masyarakat," kata Ibu Ngoc Anh.
Dengan kerja sama erat antara lembaga pengatur, platform teknologi, dan komunitas bisnis, Online Friday 2025 secara bertahap mewujudkan tujuannya untuk meningkatkan nilai barang-barang Vietnam dan menciptakan ruang belanja online yang andal bagi jutaan konsumen.
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/chuyen-doi-so/khai-mac-ngay-hoi-mua-sam-truc-tuyen-lon-nhat-nam/20251114092446237







Komentar (0)