Para delegasi memotong pita untuk membuka pameran foto "Warna-Warni Budaya ASEAN". (Foto: PH) |
Pada malam tanggal 29 Agustus, pameran "Warna-Warni Budaya ASEAN" dibuka di Lapangan Doan Mon, Benteng Kekaisaran Thang Long, menampilkan banyak gambar indah negara-negara anggota di "atap bersama" ASEAN.
Yang hadir pada upacara pembukaan adalah Bapak Nguyen Ngoc Ky, Ketua Persatuan Organisasi Persahabatan Hanoi (HAUFO); perwakilan Kedutaan Besar Laos, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei, Filipina, Myanmar, dan Timor-Leste.
Pameran foto “Warna-Warni Budaya ASEAN” merupakan acara pembukaan serangkaian kegiatan dalam rangka program Festival Persahabatan Budaya “Warna-Warni ASEAN” yang diselenggarakan bersama oleh HAUFO, Kedutaan Besar Laos (negara ketua bergilir ASEAN pada tahun 2024) dan negara-negara ASEAN di Vietnam.
Ketua HAUFO, Nguyen Ngoc Ky, menekankan bahwa pameran foto “Warna-Warni Budaya ASEAN” merupakan ajang seni unik yang menampilkan 57 foto tentang negara, tokoh, peninggalan sejarah, tempat wisata di negara-negara ASEAN, serta sejumlah kegiatan berkesan para pemimpin ASEAN.
Angka 57 melambangkan peringatan 57 tahun ASEAN. Foto-foto tersebut dipajang di Jalan Lentera di Benteng Kekaisaran Thang Long, menciptakan perjalanan menjelajahi keindahan setiap negara bagi para delegasi dan pengunjung.
Ketua Persatuan Organisasi Persahabatan Hanoi, Nguyen Ngoc Ky, dan para delegasi mengunjungi pameran foto “Warna-Warni Budaya ASEAN”. (Foto: PH) |
Pada malam yang sama, HAUFO menutup dan memberikan penghargaan pada Kontes Melukis "Saya Cinta Hanoi - Kota Perdamaian " tahun 2024.
Ini merupakan salah satu kegiatan praktis dalam rangka memperingati hari jadi ASEAN ke-57 (8 Agustus 1967 - 8 Agustus 2024), hari jadi Nasional ke-79 (2 September 1945 - 2 September 2024), hari jadi Pembebasan Ibu Kota ke-70 (10 Oktober 1954 - 10 Oktober 2024), dan hari jadi Hanoi ke-25 yang diakui UNESCO sebagai "Kota Perdamaian" (16 Juli 1999 - 16 Juli 2024).
Wakil Presiden Tetap HAUFO, Tran Thi Phuong, mengatakan bahwa lomba menggambar tahunan ini diperuntukkan bagi anak-anak Vietnam dan internasional berusia 5 hingga 16 tahun yang tinggal dan belajar di Hanoi. Setelah sebulan peluncuran, penyelenggara lomba telah menerima hampir 300 peserta.
Menilai 60 karya yang lolos ke babak final, para juri berkomentar bahwa lukisan-lukisan tersebut secara umum sangat estetis, mengekspresikan kecintaan terhadap Hanoi dan cinta akan perdamaian dari sudut pandang anak-anak yang murni dan polos. Banyak anak yang berani berkreasi menggunakan corak warna yang mengesankan dan gaya gambar modern, menciptakan karya dengan gaya melukis yang unik, meninggalkan kesan yang mendalam bagi para juri.
Wakil Presiden Tetap Persatuan Organisasi Persahabatan Hanoi, Tran Thi Phuong, dan Wakil Duta Besar Laos, Latana Siharaj, menyerahkan Penghargaan Khusus kepada kontestan Devanka Morritz dari Kedutaan Besar Indonesia. (Foto: PH) |
Juri memberikan hadiah khusus kepada Devanka Morritz, 11 tahun, dari Kedutaan Besar Indonesia. Dua hadiah pertama diberikan kepada Phohne Myat Thaw dari Kedutaan Besar Myanmar dan Nguyen Anh Thy, 12 tahun, siswa Sekolah Menengah Ngo Sy Lien. Empat hadiah kedua diberikan kepada Nguyen Thu Ha An, 13 tahun, siswa Sekolah Menengah Ngo Sy Lien; Ngo Bao Huyen, 13 tahun, siswa Sekolah Menengah Ngo Sy Lien; Kee Haeun, 11 tahun, warga negara Korea, siswa Sekolah Bilingual Internasional Horizon; dan Nguyen Nam Khanh dari Kedutaan Besar Norwegia. Selain itu, juri juga memberikan tujuh hadiah ketiga dan 10 hadiah hiburan.
Panitia Penyelenggara sangat menghargai dan mengakui tanggapan serta partisipasi aktif Kedutaan Besar Inggris, Brunei, Indonesia, Myanmar, Norwegia, Filipina... serta banyak sekolah di ibu kota seperti Sekolah Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIS), Sekolah Bilingual Internasional Horizon, Sekolah Menengah Ngo Sy Lien...
Ke-24 karya pemenang dipamerkan di Benteng Kekaisaran Thang Long dari 29 Agustus hingga 1 September untuk dikagumi oleh masyarakat ibu kota dan wisatawan mancanegara. Acara ini diselenggarakan dengan dukungan ICEP dan VRI Group.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)