1. Sejarah dan pentingnya Taman Nasional Acadia
Taman Nasional Acadia adalah salah satu taman nasional tertua di Amerika Serikat (Sumber foto: Dikumpulkan)
Menjelajahi Taman Nasional Acadia bukan hanya tentang mengagumi keindahan alamnya, tetapi juga tentang mempelajari sejarah salah satu taman nasional tertua di Amerika Serikat. Awalnya bernama Taman Nasional Sieur de Monts ketika didirikan pada tahun 1916, namanya diubah menjadi Taman Nasional Lafayette pada tahun 1919, dan akhirnya menjadi Taman Nasional Acadia pada tahun 1929.
Nama "Acadia" berasal dari penjelajah Prancis, merujuk pada daratan luas yang meliputi sebagian besar Kanada bagian timur dan Amerika Serikat bagian timur laut. Kini, taman ini membentang lebih dari 80 mil persegi, mencakup sebagian besar Pulau Mount Desert, Semenanjung Schoodic, dan banyak pulau kecil lainnya. Pelestarian kawasan ini bukan hanya tentang melestarikan lanskap alam, tetapi juga tentang melestarikan ekologi, sejarah, dan budaya New England. Saat menjelajahi Taman Nasional Acadia, pengunjung tidak hanya akan melihat keindahan bebatuan, air, dan pepohonan, tetapi juga kisah tentang kegigihan konservasi selama berabad-abad.
2. Pemandangan alam yang mengesankan
Taman ini menggabungkan pegunungan, hutan, danau air tawar, garis pantai berbatu, dan pantai berpasir langka di Timur Laut Amerika Serikat (Sumber foto: Dikumpulkan)
Salah satu alasan banyak orang memilih untuk menjelajahi Taman Nasional Acadia adalah karena bentang alamnya yang beragam dan spektakuler. Taman ini memiliki pegunungan, hutan, danau air tawar, garis pantai berbatu, dan pantai berpasir yang langka di Amerika Serikat bagian timur laut.
Puncaknya adalah Gunung Cadillac – gunung tertinggi di Pantai Timur Amerika Serikat, tempat Anda bisa menjadi salah satu orang pertama yang menyaksikan matahari terbit di Amerika Serikat pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Pada hari cerah, dari puncak Gunung Cadillac, pemandangannya dapat membentang hingga puluhan kilometer, meliputi lautan, teluk, dan kota-kota kecil di kaki gunung.
Selain itu, taman ini juga memiliki banyak danau air tawar seperti Kolam Jordan dengan air jernih yang memantulkan langit, dan hutan pinus di sekitarnya, menciptakan suasana yang benar-benar damai. Tebing pantai seperti Tebing Otter atau Lubang Guntur juga memberikan pengalaman spektakuler ketika ombak menghantam bebatuan dengan keras, menciptakan suara gema yang khas.
3. Keanekaragaman flora dan fauna
Taman Nasional Acadia juga menawarkan kesempatan untuk mempelajari ekosistem yang kaya (Sumber foto: Dikumpulkan)
Selain keindahan alamnya, menjelajahi Taman Nasional Acadia menawarkan ekosistem yang kaya. Taman ini merupakan rumah bagi ratusan spesies burung, termasuk alap-alap peregrine, elang botak, dan berbagai burung laut. Di musim panas, Anda dapat melihat kawanan burung camar terbang tinggi di atas lautan, sementara musim gugur adalah waktu yang tepat untuk melihat burung-burung yang bermigrasi.
Satwa liar Acadia juga mencakup rusa berekor putih, rubah merah, tupai, anjing laut, dan terkadang rusa besar. Vegetasi di wilayah ini dipengaruhi oleh iklim pesisir dan kontinental, menciptakan hutan konifer, hutan berdaun lebar, dan lahan basah. Di musim gugur, hutan Acadia berubah menjadi hamparan warna merah, kuning, jingga, dan hijau tua yang penuh warna, menarik ribuan fotografer dan pengunjung.
4. Aktivitas Luar Ruangan Saat Menjelajahi Taman Nasional Acadia
Salah satu hal terbaik tentang menjelajahi Taman Nasional Acadia adalah banyaknya aktivitas luar ruangan (Sumber foto: Dikumpulkan)
Salah satu hal terbaik menjelajahi Taman Nasional Acadia adalah banyaknya aktivitas luar ruangan. Di musim panas, pengunjung dapat menjelajahi lebih dari 190 kilometer jalur setapak di taman ini, mulai dari jalan setapak danau yang mudah hingga pendakian gunung yang menantang. Rute populer seperti Precipice Trail dan Beehive Trail menawarkan pemandangan yang menakjubkan, tetapi juga membutuhkan petualangan yang seru.
Selain itu, sistem Carriage Roads – jalur batu yang dibangun pada awal abad ke-20 – ideal untuk bersepeda atau berjalan kaki. Pengunjung juga dapat berkayak di teluk-teluk kecil, mengikuti wisata perahu untuk melihat anjing laut, atau memancing . Di musim dingin, salju menjadikan Acadia tujuan populer untuk bermain ski lintas alam dan sepatu salju.
5. Jelajahi Taman Nasional Acadia di Musim Gugur yang Indah
Musim gugur adalah saat hutan berubah warna dengan cemerlang, menciptakan pemandangan yang ajaib (Sumber foto: Dikumpulkan)
Meskipun musim panas adalah waktu tersibuk, banyak pengunjung senang menjelajahi Taman Nasional Acadia di musim gugur. Inilah saatnya hutan berubah warna menjadi cerah, menciptakan pemandangan yang magis. Perpaduan dedaunan merah, kuning, dan jingga dengan latar laut biru dan langit cerah menghasilkan foto-foto yang memukau.
Musim gugur juga merupakan waktu yang tepat untuk menghindari keramaian dan menikmati suasana yang lebih tenang. Cuaca yang sejuk dan menyenangkan membuat aktivitas luar ruangan seperti mendaki, bersepeda, dan berperahu terasa lebih santai dan memuaskan.
Menjelajahi Taman Nasional Acadia adalah perjalanan yang membawa Anda ke salah satu kawasan terindah dan beragam di Amerika Serikat. Dari lanskap yang megah, ekosistem yang kaya, aktivitas luar ruangan yang seru, hingga pengalaman budaya lokal yang unik, semuanya berpadu menciptakan destinasi ideal untuk segala usia. Baik Anda pecinta alam, penggemar fotografi, atau sekadar mencari tempat yang tenang untuk bersantai, Acadia dapat menghadirkan momen-momen tak terlupakan.
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/cong-vien-quoc-gia-acadia-v17766.aspx
Komentar (0)