Rekaman yang dirilis menunjukkan momen tepat serangan rudal Rusia. Sebuah rudal berpemandu presisi menghancurkan peluncur rudal NASAMS yang ditempatkan di dekat permukiman Privolnoye di wilayah Zaporozhye. Sistem NASAMS mampu menangkal drone, helikopter, rudal jelajah, dan jet tempur. Saat dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara AIM-120 AMRAAM, sistem ini memiliki jangkauan 30 km.
Tiga peluncur NASAMS Angkatan Darat Belanda, masing-masing mampu membawa enam rudal AMRAAM. Sumber: Kementerian Pertahanan Belanda.
SF melaporkan bahwa AS, Norwegia, dan Kanada telah berjanji untuk memasok Ukraina dengan total 11 sistem NASAMS. Selain itu, Lituania mengatakan akan menyediakan dua peluncur untuk sistem ini. Namun, belum jelas berapa banyak sistem yang telah dikirimkan. Negara-negara lain, termasuk Inggris, Belgia, Swedia, dan Belanda, telah memasok ratusan rudal AMRAAM kepada pasukan Kiev.
Militer Rusia telah berulang kali menargetkan sistem NASAMS Ukraina, menghancurkan beberapa peluncur dan bahkan radar pengendali tembakan AN/MPQ-64 Sentinel buatan AS.
Perlu dicatat bahwa dalam beberapa bulan terakhir, militer Rusia telah meningkatkan penekanan aktivitas pertahanan udara musuh di zona operasi militer khusus di Ukraina. Akibat aktivitas ini, pasukan Kiev kehilangan puluhan sistem pertahanan udara.
Menurut AVP, sistem pertahanan udara Rusia juga berfokus pada "perburuan" Su-24 Ukraina. Jet tempur Su-24 Ukraina semakin menarik perhatian militer Rusia berkat kemampuannya membawa rudal jelajah Storm Shadow dan SCALP, yang dapat menimbulkan kerusakan signifikan.
Pakar militer Vasily Dandykin menekankan pentingnya jenis pesawat militer ini bagi Ukraina, dengan menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan rudal udara-ke-permukaan Barat. Su-24, pesawat pengebom rancangan Soviet, tetap menjadi bagian penting dari persenjataan Angkatan Bersenjata Ukraina karena kemampuannya membawa berbagai macam bom dan rudal.
Dalam konteks konflik antara Rusia dan Ukraina saat ini, perhatian semakin tertuju pada jenis pesawat ini, karena pesawat ini secara aktif digunakan untuk meluncurkan rudal ke wilayah Rusia. Diketahui bahwa pasukan Rusia baru-baru ini menyerang lapangan terbang Martynovka di wilayah Nikolaev, Ukraina, dan menghancurkan dua pesawat tempur Su-24 yang terlibat dalam serangan di Sevastopol.
HOA AN (Menurut SF, AVP)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)