
Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh adalah fasilitas pemeriksaan dan perawatan medis serta fasilitas pelatihan praktik sekolah - Foto: TRAN HUYNH
Banyak pakar yang mendukung kebijakan tersebut namun berpendapat perlu ada regulasi mengenai syarat pembukaan jurusan dan pengawasan ketat terhadap kualitas pelatihan sumber daya manusia di dua bidang spesifik ini.
Konsensus itu juga muncul dari keprihatinan mendalam terhadap situasi mudahnya pembukaan jurusan, dosen gadungan, pelatihan yang tidak bermutu... yang sudah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi risiko nyata bagi masyarakat.
Fasilitas pelatihan medis di banyak negara maju harus memenuhi kriteria yang sangat ketat: rumah sakit praktik harus berupa rumah sakit universitas atau rumah sakit tingkat tinggi; dosen kedokteran harus secara teratur berpartisipasi dalam pemeriksaan dan perawatan medis; fasilitas simulasi, laboratorium, dan sistem penilaian kompetensi semuanya harus distandarisasi.
Sementara itu, di Vietnam, banyak universitas membuka jurusan kedokteran berdasarkan kriteria umum Kementerian Pendidikan dan Pelatihan yang diterapkan di berbagai bidang lain. Model "kriteria seragam" ini menciptakan celah besar.
Situasi dosen virtual merupakan salah satu isu yang paling mendesak. Dengan hanya menandatangani kontrak simbolis atau "mendaftar", banyak dosen dari luar negeri tetap dihitung sebagai staf tetap sehingga sekolah memenuhi syarat untuk membuka jurusan.
Bahkan pembukaan profesi medis dilakukan dengan gaya "merekrut dokter rumah sakit untuk menambah jumlah". Cara ini sungguh menyimpang dari standar internasional.
Akibatnya, banyak fasilitas pelatihan "memenuhi standar di atas kertas", tetapi tidak memiliki fondasi nyata: tidak ada rumah sakit sekolah, kurangnya pusat simulasi, kurangnya dosen tetap, penelitian ilmiah terbatas...
Permintaan tenaga medis memang tinggi, tetapi kita tidak bisa menggunakan alasan "kekurangan dokter" untuk membuka diri secara besar-besaran. Kita tidak bisa menurunkan standar pelatihan hanya karena "menambah kuota untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia".
Program kedokteran yang ingin memenuhi standar minimum harus memiliki rumah sakit sekolah berstandar; tim instruktur klinis yang bekerja di sekolah; fasilitas simulasi, laboratorium, dan sistem praktik yang memenuhi standar akreditasi; serta program pelatihan yang berkaitan erat dengan standar kompetensi profesional. Tanpa persyaratan ini, mustahil untuk melatih dokter sejati.
Seorang pakar hukum dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di Kota Ho Chi Minh juga dengan terus terang mengatakan bahwa jika persyaratan pembukaan jurusan dikontrol secara ketat, memastikan dosen tetap, penelitian ilmiah, dan akreditasi program studi sesuai dengan peraturan, akan banyak sekolah yang tidak memenuhi standar. Oleh karena itu, penilaian, pembukaan, dan penyelenggaraan jurusan harus memiliki standar yang lebih independen dan ketat.
Pengawasan serius dan penutupan industri di bawah standar merupakan langkah yang diperlukan untuk membangun sistem medis berkualitas dan terintegrasi secara internasional.
Sumber: https://tuoitre.vn/khong-the-tiep-tuc-de-dai-trong-dao-tao-bac-si-luat-su-20251129100452032.htm






Komentar (0)