(NLĐO) - Sebuah " dunia tanpa waktu" telah ditemukan di sebelah barat daya kota Marsa Alam, provinsi Laut Merah - Mesir.
Di tanah subur antara Laut Merah dan Sungai Nil, orang Mesir kuno membangun kompleks lengkap penambangan dan pengolahan emas berskala industri sekitar 3.000 tahun yang lalu.
Penemuan mengejutkan ini baru saja diumumkan oleh Dewan Tertinggi Kepurbaksaan Mesir (SCA).
Sisa-sisa situs penambangan dan pengolahan emas kuno di provinsi Laut Merah, Mesir - Foto: SCA
Para arkeolog menghabiskan waktu dua tahun untuk menggali kompleks ini, yang terletak di lokasi bekas tambang emas modern di sebelah barat daya Marsa Alam, di provinsi Laut Merah, Mesir saat ini.
Heritage Daily mengutip Sekretaris Jenderal SCA, Mohamed Ismail Khaled, yang mengatakan bahwa kompleks tersebut mencakup stasiun penghancuran dan pembendungan, tangki penyaringan dan pengendapan, serta tungku tanah liat kuno yang digunakan untuk melebur emas yang diekstrak dari urat kuarsa.
Penggalian tersebut juga mengungkap area permukiman terkait yang dulunya merupakan tempat tinggal para penambang emas dan pekerja di kompleks tersebut, serta bengkel, kuil, bangunan administrasi, dan pemandian kuno.
Mereka juga menemukan ratusan pecahan tembikar yang bertuliskan hieroglif Mesir, berbagai aksara kuno lainnya, koin, dan banyak lagi.
Selain itu, para arkeolog telah menemukan patung-patung terakota yang menggambarkan bentuk manusia dan hewan dari periode ketika bangsa Yunani dan Romawi menguasai Mesir, serta patung-patung beberapa dewa.
Sisa-sisa arsitektur dari zaman Romawi dan Islam mengungkapkan bahwa kompleks industri kuno ini beroperasi setidaknya selama 1.000 tahun, menyoroti pentingnya penambangan dan pengolahan emas sepanjang sejarah Mesir.
Dan temuan-temuan ini menambah daftar bukti arkeologis yang terus bertambah tentang peradaban yang jauh lebih maju dari zamannya di Mesir kuno.
Sumber: https://nld.com.vn/khu-cong-nghiep-vang-lo-ra-ben-bo-bien-do-196250302092711602.htm







Komentar (0)