Kepercayaan diri dan performa yang ditunjukkan dalam kemenangan melawan Everton di putaran ke-13 Liga Premier menjadi pengantar yang sempurna bagi Mainoo, pemain yang juga bermain untuk tim muda Man Utd musim ini.
Mainoo (mengenakan kemeja merah) menggiring bola saat Manchester United menang 3-0 atas Everton di putaran ke-13 Liga Premier pada 26 November, di Goodison Park. Foto: PA
Setelah penampilan pertamanya sebagai starter di Premier League pada 26 November, Mainoo menerima banyak pujian. Mantan pemain Gary Neville menyatakan bahwa gelandang berusia 18 tahun itu adalah tipe pemain yang diinginkan Pep Guardiola, salah satu manajer terbaik dalam sejarah sepak bola. Bahkan Roy Keane, mantan kapten Manchester United yang dikenal dengan pendekatannya yang keras terhadap pemain muda, pun memujinya.
"Sungguh luar biasa," kata Keane di Sky Sports pada 26 November. "Dia selalu mengontrol bola dan membuat keputusan tentang kapan harus memainkan bola panjang dan kapan harus memainkan bola pendek. Dia tampil bagus bahkan tanpa bola. Itu adalah penampilan yang lengkap."
Mainoo bergabung dengan Manchester United pada usia sembilan tahun, setelah mengenal sepak bola di klub junior Cheadle & Gatley. Ia kemudian berkembang melalui berbagai tingkatan hingga menjadi salah satu talenta paling menjanjikan di Setan Merah. Pada musim panas 2022, saat bermain untuk tim U21 Manchester United, Mainoo mulai menarik perhatian. Komentator BBC, Jonny Crowther, menyatakan bahwa bintang berusia 18 tahun itu berada di level yang berbeda dibandingkan dengan pemain lainnya.
Saat berpartisipasi dalam EFL Trophy 2022-2023 bersama tim U21 Manchester United, sebuah turnamen untuk klub-klub liga bawah dan tim muda klub-klub besar, Mainoo juga tampil mengesankan. Seorang penggemar menulis di media sosial saat itu: "Saya bisa menonton gerakan Mainoo sepanjang hari. Investasikan uang Anda padanya sekarang."
Seorang penggemar lain menyarankan manajer Erik Ten Hag untuk mempromosikan Mainoo ke tim utama. Orang ini berpendapat bahwa yang dibutuhkan Mainoo hanyalah meningkatkan kebugarannya dan Ten Hag seharusnya melupakan Frenkie De Jong, target lama yang gagal ia rekrut.
Mainoo (kedua dari kanan) memenangkan FA Youth Cup 2021-2022 bersama tim muda Man Utd. Foto: Man Utd
Antusiasme seputar Mainoo menarik perhatian Ten Hag, yang telah menemukan banyak pemain muda berbakat selama masa kepelatihannya di Ajax. Pada Januari 2023, dalam kemenangan Piala Liga melawan Charlton Athletic, ia memberikan kesempatan debut tim utama kepada gelandang remaja tersebut. Mainoo kemudian masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan Piala FA melawan Reading dan kemenangan Liga Premier melawan Leicester City.
Ten Hag menegaskan bahwa ia tidak memanggil Mainoo ke tim utama hanya untuk sekadar mengisi skuad. Ia ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda dan menemukan lebih banyak bintang untuk tim utama. "Para pemain muda di sini hadir untuk menunjukkan kemampuan mereka dan berkontribusi pada kesuksesan tim," tambah Ten Hag.
Selama pramusim 2023-2024, Mainoo mengalami cedera pergelangan kaki. Namun, kemunduran ini tidak menghentikannya untuk terus berkembang. Setelah bermain satu pertandingan untuk tim muda musim ini, Mainoo dipromosikan ke tim utama. Dan dalam penampilan pertamanya sebagai starter di Premier League, bintang berusia 18 tahun itu bersinar, membantu Man Utd menang 3-0 di Goodison Park melawan Everton.
Menurut The Sun , dengan kemungkinan Casemiro meninggalkan Man Utd musim panas mendatang dan upaya perekrutan De Jong yang gagal, Mainoo adalah pilihan yang tepat untuk melengkapi lini tengah. Banyak yang percaya Mainoo adalah peningkatan dibandingkan Paul Pogba, pemain yang memenangkan Piala Dunia 2018 bersama Prancis tetapi secara konsisten tampil tidak konsisten di Man Utd.
Thanh Quy (menurut The Sun dan Sky Sports )
Tautan sumber






Komentar (0)