Menurut Departemen Keamanan Informasi (Kementerian Informasi dan Komunikasi), baru-baru ini, di Facebook, banyak laman dan grup layanan muncul dengan artikel-artikel tentang "layanan paspor cepat", "layanan paspor cepat dan murah di Hanoi ", "paspor cepat, visa masuk dan keluar Vietnam"... dengan biaya "layanan cepat" ini berkali-kali lipat lebih tinggi daripada biaya yang ditetapkan oleh Negara.
Departemen Keamanan Informasi memperingatkan risiko pencurian informasi saat menggunakan layanan paspor cepat di jejaring sosial.
Dengan adanya penawaran menarik di situs jejaring sosial seperti: "tidak perlu jauh-jauh, tidak perlu antri, tidak perlu menunggu, layanan antar ke rumah, layanan paspor cepat dengan biaya murah..." telah menarik perhatian banyak orang.
Akan tetapi, pelaku tidak menggunakan nomor telepon warga negara tersebut untuk mengisi formulir permohonan paspor, melainkan menuliskan nomor telepon pelaku atau salah menuliskan alamat tetap untuk menyatakan isi permohonan paspor secara tidak benar. Hal ini mengakibatkan petugas imigrasi tidak dapat menghubungi warga negara tersebut apabila diperlukan untuk memberitahukan atau meminta dokumen tambahan, sehingga waktu penerbitan paspor warga negara menjadi lebih lama.
Melalui nomor telepon tersebut, subjek yang mengaku sebagai warga negara mengetahui informasi yang perlu dilengkapi dengan dokumen. Ketika mereka tidak menerima paspor, warga negara akan pergi ke kantor imigrasi untuk menanyakan dan mengetahui bahwa dokumen tersebut belum dilengkapi untuk diproses.
Selain itu, Departemen Keamanan Informasi juga mengatakan bahwa beberapa orang jahat juga memanfaatkan hal ini untuk mencuri informasi pribadi seperti: foto potret, kartu identitas warga negara, nomor telepon, email, alamat tetap, kode OTP... untuk melakukan tindakan ilegal lainnya di dunia maya seperti: mendaftar untuk membuka rekening bank, meminjam uang pada aplikasi online; mencuri akun Facebook, VNeID...
Untuk mencegah situasi ini, Departemen Keamanan Informasi menganjurkan agar masyarakat sangat berhati-hati saat menerima undangan untuk menggunakan layanan daring apa pun. Jangan memercayai atau memberikan informasi pribadi kepada orang yang tidak dikenal.
Saat ini, penerimaan aplikasi paspor secara daring melalui Portal Layanan Publik Nasional dan Portal Layanan Publik Kementerian Keamanan Publik memberikan kemudahan yang luar biasa bagi warga negara. Masyarakat dapat berinisiatif, baik dari segi waktu maupun lokasi, mengajukan aplikasi dengan cepat dan mudah, tanpa harus langsung datang ke kantor polisi untuk menyelesaikan prosedur aplikasi.
Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya mengajukan permohonan paspor secara daring melalui Portal Layanan Publik Nasional atau Portal Layanan Publik Kementerian Keamanan Publik," ujar seorang perwakilan dari Departemen Keamanan Informasi.
Apabila tidak dapat menyampaikan permohonan, masyarakat dapat bertanya kepada saudara, teman, kenalan, orang yang berwenang, orang yang menguasai teknologi informasi, atau datang langsung ke kantor polisi tempat tinggalnya untuk memperoleh petunjuk yang lebih rinci dan spesifik.
Bila menemui kasus yang menunjukkan tanda-tanda penipuan, masyarakat perlu menghubungi kepolisian agar segera menyelesaikan kasus tersebut sesuai ketentuan.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/lam-ho-chieu-nhanh-qua-mang-coi-chung-bi-danh-cap-thong-tin-185240527174808054.htm
Komentar (0)