Pada pagi hari tanggal 30 Agustus, saat berbincang dengan VietNamNet , Bapak Hoang The Anh, Kepala Sekolah Menengah Pertama Son Loc, Provinsi Ha Tinh , mengatakan bahwa Badai No. 5 telah merusak banyak properti sekolah, dan banyak peralatan mengajar terendam air. Menurut statistik, badai tersebut menyebabkan 13 dari 29 ruang kelas dan perpustakaan di Sekolah Menengah Pertama Son Loc runtuh dan rusak parah.

z6959711037823_28dffbb587bf258f163d7f642179c28b.jpg
Badai menghancurkan sejumlah ruang kelas di Son Loc, Ha Tinh.

Menurut pihak sekolah, pada tahun ajaran 2025-2026, seluruh sekolah akan memiliki 546 siswa dari dua komune lama, Son Loc dan Ngoc Son. Rusaknya 13/29 ruang kelas dan perpustakaan telah memaksa hampir 50% siswa untuk mengubah jadwal mereka. Sekolah diharapkan akan membagi kelas menjadi 2 sesi agar ruang kelas mencukupi.

z6959711014576_b76b8db7ab9593af5f905131e2809b48.jpg
Badai No. 5 "menghancurkan" ruang kelas di Sekolah Menengah Son Loc.

Sebelum badai menerjang, sekolah telah berlindung dan bersiap untuk pencegahan. Namun, Badai No. 5 terlalu kuat dan menghancurkan banyak ruang kelas. Menghadapi bencana alam sebesar itu, warga hampir tak berdaya. Seluruh 13 ruang kelas dalam 2 baris bangunan runtuh total, memaksa mereka untuk membangun kembali, tetapi sekolah tidak tahu dari mana harus mendapatkan dana. Ruang kelas terdampak parah, sehingga siswa tidak dapat bersekolah sesuai rencana.

Ini sesuatu yang tidak saya duga. Saya ingin meminta maaf kepada siswa dan orang tua karena tahun ajaran baru sudah dekat dan para guru serta siswa di sekolah tidak memenuhi persyaratan minimum untuk memasuki tahun ajaran baru," ujar Bapak Hoang The Anh.

z6959735846212_ba3b9c79ce6a5600efa34f581bc4d14e.jpg
Kepala Sekolah Hoang The Anh.
z6959711017169_7782aa7816aa6b5bcffb4c9a9ca2f023.jpg
Banyak ruang kelas yang atapnya tertiup angin.

Menurut kepala sekolah, selain ruang kelas yang terkena dampak, banyak komputer rusak, buku-buku di perpustakaan, dan meja serta kursi juga rusak parah setelah badai.

"Biaya pembangunan kembali kedua gedung baru tersebut diperkirakan mencapai 13-15 miliar VND. Saat ini, pihak sekolah belum mengetahui sumber daya yang dibutuhkan untuk segera membangun kembali ruang kelas guna memenuhi kebutuhan siswa. Pihak sekolah telah melapor kepada pimpinan sekolah untuk meminta solusi," tambah Bapak Hoang The Anh.

z6959735842864_6b658764b275bc247d32556166746a93.jpg
Kaca di ruang kelas pecah setelah badai.
z6959828198493_85b99b31afa56bda0f16d66d395d49d8.jpg
Sekolah hancur setelah badai nomor 5.

Menurut laporan Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Ha Tinh, Badai No. 5 menyebabkan kerusakan parah pada 156 lembaga pendidikan di wilayah tersebut. Kerugian diperkirakan lebih dari 121 miliar VND.

"Departemen Pendidikan dan Pelatihan telah menugaskan empat delegasi untuk mengunjungi sekolah-sekolah guna menilai kerusakan dan upaya pemulihan pasca Badai No. 5, sebagai persiapan untuk tahun ajaran baru 2025-2026," ujar seorang perwakilan dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan Ha Tinh.

Sejumlah sekolah di Ha Tinh hancur setelah Badai No. 5, menyebabkan kerugian sebesar 121 miliar VND . Badai No. 5 mengamuk selama berjam-jam, menyebabkan sejumlah sekolah di Ha Tinh rusak dan runtuh. Badai tersebut menyebabkan kerusakan pada 156 fasilitas pendidikan di Ha Tinh, menyebabkan kerugian lebih dari 121 miliar VND.

Sumber: https://vietnamnet.vn/lang-nguoi-nhin-truong-hoc-do-sap-thay-hieu-truong-xin-loi-hoc-sinh-2437830.html