Upacara tersebut berlangsung dalam rangka kunjungan Direktur Jenderal UNESCO ke Vietnam, dengan partisipasi perwakilan dari banyak kementerian dan cabang pusat, organisasi internasional, pakar geologi, pariwisata, dan budaya dalam dan luar negeri, dan perwakilan provinsi dengan Geopark seperti Ha Giang , Cao Bang, Dak Nong, Phu Yen.
Meningkatkan nilai warisan – Menghubungkan pembangunan berkelanjutan
Upacara penerimaan gelar ini bukan hanya sebagai kesempatan untuk menghormati nilai warisan geologi dan budaya tradisional Lang Son, tetapi juga sebagai langkah awal yang kuat untuk mempromosikan potensi pariwisata, mendorong investasi, dan mendorong pembangunan sosial -ekonomi berkelanjutan. Dalam rangka acara ini, berbagai kegiatan penting telah diselenggarakan, seperti: Konferensi Tahunan Subkomite Ahli Geopark Global Vietnam, Seminar Pengembangan Geopark Lang Son, dan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan mitra internasional.
Direktur Jenderal UNESCO dan delegasi internasional juga meninjau situs warisan budaya yang luar biasa di Taman tersebut seperti Taman Na Lung Than, Stasiun Hoa Hoi, Pagoda Tam Thanh, berinteraksi dengan pelajar dan masyarakat setempat, serta merasakan budaya unik Lang Son.
Permata baru dari jaringan Geopark Global
Lang Son UNESCO Global Geopark diakui oleh Global Geoparks Council pada bulan September 2024 dan secara resmi diumumkan oleh UNESCO pada bulan April 2025, menjadi Global Geopark keempat di Vietnam, setelah Dong Van (Ha Giang), Non Nuoc Cao Bang dan Dak Nong .
Dengan luas hampir 4.843 km², yang mencakup 58% wilayah provinsi dan 78% populasinya, taman ini merupakan khazanah alam dan budaya yang unik. Selama lebih dari 500 juta tahun evolusi geologis, tempat ini melestarikan banyak peninggalan berharga: mulai dari laut purba, gunung berapi, hutan ulin, hingga sistem gua megah seperti Gua Nguom Mooc, Tham Lum, dan lubang runtuhan Ung Roac – destinasi menarik bagi wisatawan yang gemar eksplorasi dan sains.
Tidak hanya berhenti di geologi, taman ini juga terkenal dengan keanekaragaman hayati (Cagar Alam Huu Lien) dan budaya yang kaya, dengan warisan takbenda yang diakui oleh UNESCO seperti Pemujaan Dewi Ibu dari orang Vietnam, Kemudian dari orang Tay dan Nung - manifestasi nyata dari spiritualitas dan pengetahuan masyarakat adat.
Menuju masa depan yang berkelanjutan
Sejak diakui, Lang Son Global Geopark telah menjadi daya tarik wisata baru, menarik semakin banyak pengunjung dan investor. Provinsi ini telah membangun 4 rute wisata bertema "Aliran kehidupan di tanah suci", meliputi: Rute 1: Menjelajahi Alam Atas; Rute 2: Perjalanan ke Alam Surgawi; Rute 3: Kehidupan pedesaan di bumi; Rute 4: Jalan Menuju Akuarium.
Di masa mendatang, Lang Son bermaksud membangun Taman tersebut menjadi pilar pengembangan pariwisata hijau dan berkelanjutan, dengan strategi merek "Lang Son Global Geopark - Aliran kehidupan di tanah suci", dan produk khusus "Perjalanan Agung" untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.
Diterimanya predikat UNESCO Global Geopark merupakan suatu kebanggaan yang besar sekaligus tanggung jawab yang berat bagi pemerintah dan masyarakat Lang Son dalam melestarikan dan memajukan nilai-nilai alam dan budaya yang unik - agar tempat ini benar-benar dapat menjadi mercusuar pembangunan berkelanjutan, yang meneguhkan posisi Vietnam di peta warisan dunia.
Sumber: https://baovanhoa.vn/van-hoa/lang-son-chuan-bi-don-nhan-danh-hieu-cong-vien-dia-chat-toan-cau-unesco-146131.html
Komentar (0)