Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Kapan Hari Ulang Tahun Buddha pada tahun 2025?

Perayaan hari kelahiran Buddha tidak bertepatan dengan Hari Vesak Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Báo Tây NinhBáo Tây Ninh02/05/2025

Hari Lahir Buddha adalah festival Buddhis terpenting, dirayakan untuk memperingati kelahiran Siddhartha Gautama, Sang Buddha. Diakui sebagai festival spiritual dan budaya dunia sejak tahun 1999, Hari Lahir Buddha merupakan bagian dari Vesak – Perayaan Tiga Hal yang meliputi kelahiran, pencerahan, dan kematian Sang Buddha.

Kapan Hari Ulang Tahun Buddha pada tahun 2025?
Perayaan Vesak Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun ini akan berlangsung dari tanggal 9 hingga 11 April dalam Kalender Lunar Tahun Ular (yang bertepatan dengan tanggal 6 hingga 8 Mei 2025 dalam kalender Gregorian) di Akademi Buddha Vietnam di Kota Ho Chi Minh.

Berdasarkan Surat Edaran 41/TB-HĐTS tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Dewan Eksekutif Sangha Buddha Vietnam, perayaan Vesak 2025 akan diadakan dari tanggal 1 hingga 15 bulan ke-4 kalender lunar Tahun Ular (yaitu, dari tanggal 28 April hingga 12 Mei 2025 dalam kalender Gregorian).

Pekan Ulang Tahun Buddha pada tahun 2025 akan berlangsung dari tanggal 8 April hingga 15 April dalam kalender lunar (yang sesuai dengan tanggal 5 Mei hingga 12 Mei 2025 dalam kalender Gregorian).

Hari Ulang Tahun Buddha secara resmi jatuh pada tanggal 15 bulan ke-4 kalender lunar (12 Mei dalam kalender Gregorian). Ini adalah hari penting untuk memperingati dan merayakan kelahiran Siddhartha Gautama, Sang Buddha.

Perayaan resmi Hari Lahir Buddha jatuh pada hari ke-15 bulan ke-4 kalender lunar (12 Mei dalam kalender Gregorian). (Tangkapan layar)

Hari Raya memperingati kelahiran Buddha
Sebelum tahun 1959, negara-negara Asia Timur biasanya merayakan Hari Lahir Buddha pada tanggal 8 bulan ke-4 kalender lunar. Namun, pada Kongres Buddhis Dunia pertama yang diadakan di Kolombo pada tahun 1950, 26 negara anggota sepakat untuk menetapkan tanggal 15 bulan ke-4 kalender lunar setiap tahun sebagai Hari Lahir Buddha Internasional. Keputusan ini tidak hanya menunjukkan persatuan komunitas Buddhis global tetapi juga menekankan pentingnya hari raya tersebut.

Siddhartha Gautama, Sang Buddha, lahir sebagai Pangeran Siddhartha dari klan Gautama dan keluarga kerajaan Shakya. Menurut aliran Theravada dalam Buddhisme, ia lahir pada hari bulan purnama bulan keempat kalender lunar tahun 624 SM.

Sebaliknya, aliran Buddhisme Utara berpendapat bahwa ia lahir pada hari ke-8 bulan ke-4 kalender lunar. Terlepas dari perbedaan tanggal lahir, kedua aliran tersebut sepakat tentang pentingnya peristiwa ini.

Pada Hari Ulang Tahun Buddha, umat Buddha sering menghormati Tiga Permata: Buddha, Dharma, dan Sangha melalui kegiatan seperti memberikan hadiah, memberikan bunga, mendengarkan khotbah, dan mempraktikkan vegetarianisme. Selain itu, mereka juga mempraktikkan pemberian sedekah, amal, dan menyumbangkan hadiah kepada mereka yang membutuhkan di masyarakat, dengan tujuan menyebarkan semangat welas asih dan cinta.

Perayaan Hari Ulang Tahun Buddha di Kota Hue . (Foto: VOV)

Di Vietnam, perayaan Hari Lahir Buddha diadakan dengan khidmat dan penuh hormat. Pada hari ke-15 bulan ke-4 kalender lunar, Asosiasi Buddha di tingkat provinsi dan kota serta kuil-kuil menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk merayakan Hari Lahir Buddha, seperti mendirikan altar, pawai kereta hias, melepaskan lampion di sungai, memberikan ceramah tentang ajaran Buddha, dan mengadakan ritual memandikan patung Buddha.

Kegiatan-kegiatan ini bukan hanya kesempatan bagi umat Buddha untuk memperingati kelahiran Buddha, tetapi juga kesempatan bagi mereka untuk merenungkan kehidupan, berusaha hidup sesuai dengan ajaran-Nya, dan menyalakan api welas asih dan kebijaksanaan dalam perjalanan spiritual mereka.

Selama masa ini, umat Buddha menahan diri dari membunuh, mengonsumsi makanan vegetarian, membersihkan rumah mereka, dan menghias altar Buddha. Mereka juga sering pergi ke kuil untuk membantu pekerjaan rumah tangga, mendengarkan khotbah, dan merenungkan tindakan mereka sendiri, dengan harapan dapat menyucikan jiwa mereka dan membina hubungan baik dengan orang lain.

Selain itu, sebelum dan selama perayaan Hari Lahir Buddha, berbagai perkumpulan Buddhis di provinsi dan kota, serta kuil-kuil, menyelenggarakan banyak kegiatan amal untuk membantu keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, dan untuk mengenang para biksu, biksuni, dan pengikut Buddha yang telah berjasa bagi Dharma. Kegiatan-kegiatan ini bukan hanya cara bagi umat Buddha untuk mempraktikkan ajaran Buddha, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan tanggung jawab pribadi dalam membangun masyarakat yang damai dan bahagia, serta berkontribusi pada pembangunan negara sesuai dengan prinsip Buddhis: "menjalani hidup yang baik dan menjunjung tinggi Dharma."

Sumber: Berita VTC

Sumber: https://baotayninh.vn/le-phat-dan-nam-2025-la-ngay-nao-a189620.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Laguna itu dipenuhi dengan aktivitas yang ramai.

Laguna itu dipenuhi dengan aktivitas yang ramai.

Kebahagiaan di dataran tinggi

Kebahagiaan di dataran tinggi

Tonton film saat istirahat.

Tonton film saat istirahat.