Menurut TODAY (Thailand), Bapak Somyot Pumpanmuang menerbitkan surat yang menuntut bukti yang dikirim ke FAT pada tanggal 14 Maret. Pada hari yang sama, Ibu Pang (miliarder Nualphan Lamsam), Presiden FAT saat ini, mengadakan rapat darurat Dewan Direksi, dan dengan suara bulat memilih untuk mengajukan gugatan yang menuntut kompensasi atas kerugian terhadap seluruh dewan eksekutif FAT pada periode sebelumnya, termasuk Bapak Somyot Pumpanmuang.
Nyonya Pang mengumumkan akan menuntut Tn. Somyot Pumpanmuang dan seluruh dewan eksekutif FAT pada periode sebelumnya.
Foto: Tangkapan layar dari klip
Pada tanggal 14 Maret, Ibu Pang mengumumkan melalui pesan yang diunggah di akun Facebook pribadinya: "Dalam rapat darurat Dewan Direksi, kami sepakat bahwa utang gugatan sebesar 360 juta baht (hampir 300 miliar VND) dengan perusahaan media Siam Sport, menurut putusan Mahkamah Agung pada tanggal 6 Maret, adalah insiden yang terjadi selama masa jabatan sebelumnya sebagai presiden."
Oleh karena itu, dewan kepresidenan saat ini tidak bertanggung jawab atas utang tersebut. Kami juga telah dengan suara bulat memutuskan untuk mengajukan gugatan ganti rugi terhadap seluruh pengurus FAT periode sebelumnya, sesuai dengan Pasal 76 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Dagang, termasuk persetujuan untuk mempekerjakan tenaga ahli guna menangani gugatan tersebut. Hingga proses peradilan dilaksanakan.
Sementara itu, Bapak Somyot Pumpanmuang mengatakan kepada Thai News Agency bahwa ia tidak khawatir dengan gugatan yang diancamkan dan akan diajukan oleh Nyonya Pang terhadap dirinya dan dewan eksekutif sebelumnya, karena ia siap membela diri dari tuduhan apa pun. Mengenai utang FAT sebesar 5 juta dolar AS (155 juta baht) kepada FIFA, Bapak Somyot mengatakan bahwa uang tersebut telah digunakan untuk kegiatan FAT dan dukungannya terhadap sepak bola Thailand.
Bapak Somyot juga memberikan penjelasan terkait pemutusan kontrak dengan Siam Sport saat beliau menjabat sebagai Presiden FAT. Beliau mengatakan bahwa pembatalan tersebut terkait dengan hak FAT untuk mengurus hak dan keistimewaan FAT, bukan hak siar pertandingan Liga Thailand yang telah diberikan kepada TrueVisions.
Bapak Somyot juga meminta Nyonya Pang dan tim manajemen saat ini untuk memberikan semua bukti bahwa beliau menerima gaji bulanan sebesar 1 juta baht (sekitar 759 juta VND) secara ilegal dari perusahaan manajemen Liga Thailand, yang menyebabkan Otoritas Olahraga Thailand (SAT) melakukan penyelidikan. Setelah itu, beliau mengembalikan seluruh gaji sebesar 32 juta baht kepada FAT, beserta buktinya.
Selain itu, dalam surat yang dipublikasikan di pers Thailand, Tn. Somyot Pumpanmuang juga menuduh balik Nyonya Pang dengan menuntut klarifikasi mengenai banyaknya jumlah uang lain yang dibawanya ke lembaga tersebut selama ia menjabat sebagai Presiden FAT, dengan semua informasi terperinci dan dokumen spesifik mengenai bagaimana uang itu dibelanjakan...
"Saya ingin memberi tahu Anda untuk mempertimbangkan hal ini saat mengambil tindakan (atas gugatan). Mohon kirimkan dokumen-dokumen yang diminta dalam waktu 7 hari, semoga ini dapat membantu Anda. Terima kasih atas kesempatan ini," tulis Bapak Somyot Pumpanmuang dalam surat tersebut.
Nyonya Pang mengorganisir "kampanye khusus" untuk menyelamatkan sepak bola Thailand
Dengan slogan "Rakyat Thailand cinta sepak bola Thailand", Nyonya Pang mengusulkan untuk mengadakan kampanye khusus guna mengumpulkan dana dari para penggemar. Dalam waktu dekat, dana tersebut akan digunakan untuk melunasi utang sebesar 360 juta baht dari gugatan terhadap Siam Sport, sembari tetap melanjutkan gugatan terhadap Bapak Somyot Pumpanmuang dan dewan eksekutif sebelumnya untuk menuntut keadilan. Sisanya akan digunakan untuk mendukung tim-tim Thailand.
Nyonya Pang (tengah), saat ini Presiden FAT
Kampanye khusus Madam Pang terbagi dalam tiga bagian, termasuk penjualan jersey dan kaos Thailand dengan slogan "Cintai Sepak Bola Thailand". Selain itu, FAT juga menerima donasi dari penggemar dengan potongan pajak ganda dan kegiatan penggalangan dana. FAT juga bekerja sama dalam menyelenggarakan acara musik , drama panggung, dan pertandingan sepak bola persahabatan untuk menggalang dana.
Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand mengumumkan bahwa FAT tidak mendapatkan dukungan finansial untuk membayar utang gugatan sebesar 360 juta baht kepada Siam Sport Company. FAT juga tidak memiliki cukup uang untuk membayar utang tersebut, sehingga organisasi tersebut harus berjuang sendiri.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/bong-da-thai-lan-noi-song-madam-pang-quyet-kien-cuu-chu-tich-fat-doi-bang-chung-185250314170907791.htm
Komentar (0)