Salah satu yang menjadi sorotan adalah Proyek "Penerapan kemajuan ilmiah dan teknis untuk membangun model peternakan sapi hibrida siklus tertutup yang menjamin keamanan hayati" yang dilaksanakan di distrik Cho Don dan Ba Be, yang diketuai oleh Institut Peternakan dari Juni 2023 hingga Juni 2026.

Proyek ini membangun 2 model peternakan di Kelurahan Dong Lac (Cho Don) dan Kelurahan Ha Hieu (Ba Be). Selama proses implementasi, semua rumah tangga mencatat hasil positif. Bapak Dong Phuc Chien dari Desa Ban Trang, Kelurahan Dong Lac menyampaikan: Sapi persilangan tumbuh dengan baik, anak sapinya sehat, dan tumbuh lebih cepat daripada sapi lokal. Khususnya, model yang menggabungkan produksi biomassa cacing dan pupuk kandang cacing dari kotoran ternak ini tidak hanya membantu mengelola lingkungan secara efektif, tetapi juga menciptakan sumber pupuk organik yang aman untuk tanaman.
Rumah tangga lain seperti keluarga Tn. Dong Phuc Huyen (kelurahan Dong Lac) atau keluarga Tn. Hoang Van Luat (kelurahan Ha Hieu) juga sangat menghargai efektivitas model peternakan tertutup dan teknik pendukung dalam produksi.
Proyek ini mencakup berbagai hal seperti: Membangun model peternakan tertutup untuk memastikan keamanan hayati, pelatihan dan transfer teknologi, menyusun dokumen, menyelenggarakan lokakarya propaganda, dan mengevaluasi penerimaan. Menurut MSc. Nguyen Ngoc Luong, Manajer Proyek, peserta akan mendapatkan dukungan berupa 30% sapi indukan, materi, dan inseminasi. Ini adalah model sirkular, yang menjadi dasar untuk replikasi dalam praktik produksi lokal.
Selama proses implementasi, rumah tangga juga dilatih dalam teknik pencegahan dan pengobatan penyakit pada ternak, instruksi tentang cara beternak dan mengolah pakan ternak, serta pemanfaatan produk sampingan pertanian dan limbah ternak untuk menghasilkan biomassa cacing dan pupuk kandang cacing. Hingga saat ini, jumlah ternak sapi di rumah tangga peserta telah berkembang secara stabil, dengan jumlah anak sapi yang lahir melalui inseminasi buatan mencapai 8-9 ekor per rumah tangga, melampaui target yang ditetapkan untuk keseluruhan periode.
Menurut Bapak Hoang Van Thien, Direktur Dinas Sains dan Teknologi Provinsi, hingga saat ini, Proyek ini dilaksanakan sesuai jadwal dan menjamin kualitas. Berdasarkan hasil yang dicapai, sektor khusus akan mengusulkan perluasan model untuk meningkatkan jumlah sapi lokal, mendorong penerapan sains dan teknologi dalam peternakan dengan arah modern, biosafety, dan sejalan dengan orientasi pembangunan berkelanjutan, yang mendukung mata pencaharian masyarakat di dataran tinggi.
Sumber: https://baobackan.vn/mo-hinh-chan-nuoi-bo-lai-an-toan-khep-kin-post71474.html
Komentar (0)