Festival Makanan Dingin adalah acara istimewa setiap tahun, yang berlangsung pada hari ke-3 bulan ke-3 kalender lunar. Secara tradisional, pada hari ini orang-orang sering menyantap makanan dingin untuk mengenang leluhur mereka. Dalam budaya Vietnam, Festival Makanan Dingin menyajikan hidangan banh troi dan banh troi tau vegetarian.
Selain kedua hidangan tradisional tersebut, saat ini banyak keluarga juga menyiapkan hidangan menyegarkan dan mudah disantap untuk memperkaya hidangan liburan mereka.
1. Piring Mengambang Vegetarian Lima Warna
Salah satu daya tariknya adalah kue apung lima warna. Kue ini terbuat dari tepung beras ketan yang diwarnai dengan bahan-bahan alami seperti daun pandan, kunyit, buah gac, dll., sehingga menciptakan tampilan yang menarik dan rasa yang lembut.
Siapkan tepung ketan dan bagi menjadi 5 bagian. Gunakan bahan-bahan alami untuk membuat warna: buah gac untuk merah, kunyit untuk kuning, daun pandan untuk hijau, daun bayam ungu, dan bubuk arang bambu untuk hitam. Campurkan setiap warna ke dalam adonan, uleni hingga rata, lalu bentuk menjadi bola-bola kecil, beri bola gula batu di tengahnya.
Rebus kue dalam air mendidih hingga mengapung. Angkat dan letakkan dalam mangkuk berisi air dingin, lalu letakkan di atas piring, taburi dengan biji wijen putih sangrai jika suka.
2. Hidangan Banh troi tau
Banh troi tau juga merupakan hidangan populer berkat kulitnya yang lembut dan kenyal serta isian kacang hijau yang berlemak. Banh troi tau disantap dengan air jahe hangat untuk menyeimbangkan rasa dingin hidangan lainnya.
Hidangan ini biasanya disajikan panas, berbeda dengan hidangan "dingin" pada umumnya, tetapi tetap mempertahankan semangat berhemat dan makna spiritual dari hari raya ini.
Tepung ketan diremas hingga lembut, dibentuk bulatan lebih besar dari banh troi chay, dibalut pasta kacang hijau lembut, dan digulung. Rebus air gula bersama jahe yang dihaluskan untuk menambah aroma. Rebus kue hingga mengapung, lalu masukkan ke dalam panci berisi air gula jahe dan masak selama beberapa menit. Saat disantap, taburi dengan biji wijen sangrai dan kelapa parut untuk menambah cita rasa.
3. Banh Cuon, Banh Muot, Banh Uot
Selain itu, banh cuon, banh muot, atau banh uot juga sangat cocok untuk Festival Han Thuc. Kue-kue ini terbuat dari tepung beras yang diratakan tipis, disantap dingin dengan sosis babi dan saus ikan yang ringan, memberikan sensasi ringan dan sejuk di perut.
Campur tepung beras dengan air sesuai petunjuk. Gunakan wajan anti lengket atau pengukus khusus untuk membuat panekuk tipis. Setelah panekuk matang, keluarkan panekuk menggunakan sumpit, gulingkan di atas daging cincang dan jamur kuping kayu (jika suka), atau nikmati begitu saja seperti banh muot. Sajikan dengan gulung daging babi dan saus ikan asam manis.
3. Jenis-jenis teh
Teh seperti teh kacang hijau, teh ubi jalar, teh teratai, dll. juga sering tersedia selama musim panas. Rasa manis dan kesegaran teh membantu tubuh terasa lebih nyaman di hari-hari pertama musim panas.
Jeli kelapa
Tergantung jenis sup manisnya, pilihlah bahan-bahan utama seperti buncis, kacang merah, ubi jalar, biji teratai... Rebus bahan-bahan hingga lunak, tambahkan gula batu secukupnya. Anda bisa menambahkan santan untuk menambah rasa lemaknya.
Teh Khuc Bach
Teh Jeruk Bali
Sup manis sering disajikan dingin atau hangat-hangat kuku di Festival Makanan Dingin untuk menjaga semangat "makan makanan dingin".
4. Buat Kue
Hidangan menarik lainnya adalah banh do – kue tradisional di beberapa daerah, terbuat dari tepung beras ketan dengan isi yang manis, bentuknya kecil dan lucu, melambangkan keberuntungan dan kedamaian.
Campur tepung ketan dengan air hangat, uleni hingga rata, lalu isi dengan isian kacang hijau manis. Bentuk kue menjadi bulat atau memanjang sesuai selera. Kukus kue dalam pengukus. Setelah dingin, kue akan terasa lembut dan harum, mudah dimakan, dan dapat disimpan lama di hari yang dingin.
Membuat Kue dengan Saus Molase
Hidangan selama Festival Makanan Dingin tidak hanya lezat tetapi juga sarat dengan budaya nasional dan membantu melestarikan nilai-nilai tradisional yang berharga dari masyarakat Vietnam.
Sumber: https://baonghean.vn/mot-so-mon-an-ngon-tet-han-thuc-ngay-3-3-am-lich-10294137.html
Komentar (0)