Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Sayuran apa yang harus saya makan agar hati saya tetap sehat?

Hati dianggap sebagai pabrik kimia tubuh karena menjalankan fungsi detoksifikasi, penyaringan darah, metabolisme, dan sekresi empedu untuk mencerna lemak. Namun, hati akan menghadapi banyak risiko kesehatan akibat kebiasaan makan yang buruk.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên30/06/2025

Pola makan tinggi lemak, alkohol, dan makanan olahan menyebabkan hati bekerja terlalu keras, yang mudah menyebabkan perlemakan hati, hepatitis, dan bahkan sirosis. Sementara itu, mengonsumsi banyak sayuran segar akan membantu mengurangi peradangan, melawan oksidasi, dan membantu hati melakukan detoksifikasi lebih efektif, menurut situs web kesehatan Verywell Health (AS).

Muốn gan khỏe, cần ăn rau củ nào ? - Ảnh 1.

Sayuran silangan umum seperti kembang kol, kangkung, dan brokoli mengandung nutrisi yang mengaktifkan enzim detoksifikasi di hati.

FOTO: AI

Beberapa sayuran berikut juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi enzim detoksifikasi di hati, sehingga memperlambat proses kerusakan sel hati.

Sayuran silangan

Sayuran silangan yang umum antara lain kembang kol, kangkung, bok choy, sawi hijau, dan brokoli. Semuanya mengandung glukosinolat, yang ketika dicerna menghasilkan isothiosianat yang mengaktifkan enzim detoksifikasi di hati.

Penelitian yang dipublikasikan di World Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa brokoli membantu mengurangi penumpukan lemak di hati dan mencegah penyakit hati berlemak non-alkohol. Selain itu, sayuran silangan kaya akan sulforafan, antioksidan kuat yang mengurangi peradangan hati dan mendukung regenerasi sel hati. Cara ideal mengonsumsi brokoli adalah dengan mengukusnya sebentar atau menumisnya sebentar untuk mempertahankan aktivitas enzim tanpa merusak antioksidan di dalamnya.

Artichoke

Artichoke adalah sayuran yang dikenal dapat melindungi sel-sel hati dan mendukung produksi empedu. Manfaat ini berkat kandungan cynarin dan silymarin dalam artichoke. Kedua antioksidan kuat ini dapat merangsang regenerasi sel hati dan meningkatkan produksi empedu.

Bawang putih dan bawang bombay

Bawang putih dan bawang bombai memiliki efek meningkatkan aktivitas enzim hati dan meningkatkan kemampuan membuang racun. Efek ini disebabkan oleh kandungan antioksidan alisin dan selenium dalam kedua tanaman ini.

Selain itu, bawang putih juga membantu mengontrol gula darah dan insulin, sehingga secara tidak langsung mengurangi penumpukan lemak di hati. Namun, perlu diperhatikan bahwa orang dengan lambung lemah sebaiknya menghindari makan bawang putih mentah dan tidak boleh mengonsumsi lebih dari 3-4 siung/hari untuk menghindari iritasi pencernaan.

Sayuran berdaun hijau tua

Sayuran berdaun hijau tua seperti bayam, amaranth, dan pennywort mengandung banyak klorofil, yang juga dikenal sebagai klorofil. Klorofil memiliki efek detoksifikasi logam berat dan zat kimia sisa di hati. Selain itu, sayuran hijau kaya akan folat, vitamin C, E, dan serat, yang membantu hati melawan peradangan dan mengatur metabolisme, menurut Verywell Health .

Sumber: https://thanhnien.vn/muon-gan-khoe-can-an-rau-cu-nao-185250630125409102.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk