Pemerintahan Presiden AS Joe Biden baru-baru ini menjatuhkan sanksi terhadap grup media terkemuka Rusia Rossiya Segodnya serta unit media RIA Novosti, RT, TV-Novosti, Sputnik, dan Ruptly.
RIA Novosti adalah salah satu media Rusia yang dikenai sanksi AS. (Sumber: Rossiya Segodnya) |
Pembatasan baru ini merupakan tambahan terhadap sanksi yang telah dijatuhkan oleh Departemen Kehakiman AS terhadap media Rusia yang dituduh mencoba memengaruhi pemilihan presiden AS, Departemen Keuangan AS mengumumkan pada tanggal 4 September.
Di antara warga negara Rusia yang dikenai sanksi kali ini adalah Ibu Margarita Simonyan, Pemimpin Redaksi Rossiya Segodnya , dan wakilnya Ibu Elizaveta Brodskaya dan Bapak Anton Anisimov.
Aset individu dan perusahaan ini di Amerika Serikat dibekukan. Selain itu, mereka dilarang melakukan transaksi perbankan dan transaksi lainnya, serta pembatasan visa.
Menanggapi langkah ini, pada tanggal 5 September, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyuarakan penentangannya dan menyatakan bahwa Moskow akan menanggapi tindakan Washington.
Sementara itu, kantor berita TASS mengutip Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov yang berkomentar di saluran Telegram bahwa Rusia "tidak pernah mencampuri urusan dalam negeri Washington dan tidak berniat melakukannya di masa mendatang."
"Kami selalu menghormati dan akan selalu menghormati pilihan rakyat Amerika, apa pun itu... Kami sepenuhnya menolak tuduhan palsu terhadap media Rusia dan menuntut pencabutan pembatasan administratif yang diberlakukan terhadap pekerjaan jurnalis kami di Amerika Serikat," ujar diplomat tersebut.
Menurut Tuan Antonov, pihak Rusia tidak pernah menyamakan "orang-orang bijak Amerika" dengan pemerintah di Washington.
Duta Besar Rusia menuduh: "Pemerintah setempat melakukan segala upaya tidak hanya untuk menghancurkan hubungan Rusia-Amerika, tetapi juga menghancurkan fondasi hubungan ini sepenuhnya. Kebijakan semacam itu mengancam tujuan menjaga perdamaian dan stabilitas global."
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/my-giang-don-moi-nga-to-washington-dang-lam-moi-cach-de-xe-nat-moi-quan-he-285103.html
Komentar (0)