Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

AS menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan Jepang dalam misi ke Bulan.

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng11/04/2024


Presiden AS Joe Biden sekali lagi menegaskan rencana untuk mengirim astronot Jepang pertama ke Bulan sebagai bagian dari program eksplorasi bulan Artemis yang dipimpin oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA).

Menurut CNA, Biden mengumumkan informasi ini saat bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida selama kunjungannya ke Amerika Serikat.

Tổng thống Mỹ Joe Biden tiếp Thủ tướng Nhật Bản Fumio Kishida. Ảnh: KYODO

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida. Foto: KYODO

Menurut kesepakatan yang ditandatangani antara Kementerian Sains Jepang dan NASA, Amerika Serikat akan mengalokasikan dua misi eksplorasi bulan kepada Jepang untuk misi Artemis di masa mendatang. NASA mengantisipasi penerbangan astronot Jepang paling cepat pada tahun 2028. Bapak Kishida menggambarkan hal ini sebagai "pencapaian luar biasa" dan mengumumkan bahwa Jepang akan menyediakan sebuah rover untuk program Artemis NASA.

Administrator NASA Bill Nelson menyatakan: "Ini adalah babak selanjutnya dalam kerja sama luar angkasa antara kedua negara kita. Amerika Serikat tidak akan lagi berjalan sendirian di Bulan. Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan Jepang."

Program Artemis bertujuan agar astronot Amerika kembali ke Bulan pada September 2026 – pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun. Secara historis, semua 12 astronot yang telah mendarat di Bulan adalah pria kulit putih Amerika. Tetapi penerbangan khusus ini akan mencakup astronot wanita dan astronot non-kulit putih.

Pada Januari 2024, Jepang menjadi negara kelima yang berhasil mendaratkan pesawat ruang angkasa di Bulan.

Selama pertemuan tersebut, selain program kerja sama luar angkasa, menurut Kyodo, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden AS Joe Biden sepakat untuk memperkuat aliansi keamanan. Ini adalah kunjungan pertama perdana menteri Jepang ke AS dalam sembilan tahun. Kedua pemimpin juga menegaskan bahwa mereka akan bekerja sama untuk meningkatkan hubungan antar angkatan bersenjata dan memperkuat rantai pasokan untuk produk-produk penting seperti semikonduktor.

KHANH MINH



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kegembiraan Prajurit Pulau

Kegembiraan Prajurit Pulau

Ruang kelas di Pulau Barat (Kepulauan Spratly)

Ruang kelas di Pulau Barat (Kepulauan Spratly)

Sisi mesin jahit tua

Sisi mesin jahit tua