Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

AS khawatir menangani kontroversi hasil pemilu presiden

Báo Thanh niênBáo Thanh niên16/10/2024

[iklan_1]

ABC News melaporkan pada 16 Oktober bahwa Hakim Wilayah Fulton, Robert McBurney (Georgia, AS), baru saja mengeluarkan putusan yang mewajibkan pejabat pemilu negara bagian untuk menyetujui hasil pemilu dalam batas waktu yang ditentukan dan "tidak menolak untuk mengesahkan hasil pemilu dalam keadaan apa pun."

Putusan tersebut merupakan salah satu langkah terkini yang diambil pengadilan di sejumlah negara bagian medan pertempuran AS untuk menangani kemungkinan penundaan pengumuman hasil pemilihan presiden akibat kontroversi.

Pemilu AS: Jumlah pemilih awal untuk presiden di Georgia mencapai rekor tertinggi

Pengadilan Jalur Cepat

Di Arizona, Mahkamah Agung negara bagian mengeluarkan prosedur khusus pada 15 Oktober untuk memprioritaskan gugatan hukum terkait pemilu. "Prioritas proses peradilan semacam itu sangat penting dalam pemilihan presiden," ujar Ketua Mahkamah Agung Arizona, Ann Scott Timmer, menurut Reuters. Berdasarkan aturan baru ini, setiap persidangan terkait pemilu harus dijadwalkan dengan waktu yang cukup bagi pengadilan banding untuk memutuskan sebelum hasil pemilu ditetapkan.

Mỹ lo đối phó tranh cãi kết quả bầu cử tổng thống- Ảnh 1.

Para pemilih memberikan suara lebih awal di Atlanta, Georgia, pada tanggal 15 Oktober.

Partai Republik dan Demokrat telah mengajukan lusinan gugatan hukum di seluruh negeri terkait aturan pemilu, sementara para ahli hukum memperkirakan Hari Pemilihan akan diwarnai serangkaian perselisihan mengenai penghitungan dan sertifikasi suara. Setelah kalah dalam pemilu 2020 dari Presiden Joe Biden, mantan Presiden Donald Trump dan sekutunya telah berupaya membatalkan hasil pemilu dengan lebih dari 60 gugatan hukum.

Sebelum kasus Arizona, Mahkamah Agung Pennsylvania mengubah aturannya untuk memastikan bahwa banding terkait pemilu disidangkan dalam waktu tiga hari, bukan 10 hari. Para pihak juga harus mengajukan berkas mereka dalam waktu 24 jam setelah mengajukan banding atas putusan pengadilan terkait pemilu. Bulan lalu, Mahkamah Agung Michigan mewajibkan para hakim untuk memberikan pemberitahuan awal tentang gugatan terkait pemilu dan mempublikasikan informasi kontak mereka setelah jam kerja.

Rekor baru untuk pemungutan suara awal

Pemilu ini telah menarik perhatian banyak pemilih di negara bagian medan tempur, karena jumlah orang di Georgia yang memilih lebih awal mencapai rekor. Pejabat Gabe Sterling dari kantor administrator pemilu negara bagian mengumumkan pada 15 Oktober bahwa sekitar 252.000 pemilih telah memilih lebih awal. Ia mengatakan rekor sebelumnya pada hari pertama pemilu tercatat pada tahun 2020 dengan 136.000 pemilih. Di Georgia pada tahun 2020, Biden menang dengan selisih 11.779 suara atas Trump dari hampir 5 juta surat suara. Secara nasional, saat ini terdapat 5,5 juta pemilih Amerika yang telah memilih lebih awal, menurut Reuters.

Trump meminta militer untuk menghadapi 'musuh dalam negeri' pada hari pemilihan

Sementara itu, kedua kandidat Gedung Putih terus mempertahankan posisi mereka. Trump menegaskan pendiriannya tentang kebijakan perdagangan proteksionis dan proposal fiskal lainnya, menolak informasi bahwa kebijakan tersebut dapat meningkatkan utang federal dan memengaruhi sekutu AS. "Kami peduli dengan pertumbuhan. Kami akan membawa perusahaan kembali ke Amerika Serikat. Bagi saya, kata terindah di dunia adalah tarif," ujar Trump dalam sebuah wawancara di Economic Club of Chicago (Illinois), menjawab pertanyaan Pemimpin Redaksi Bloomberg, John Micklethwait.

Wakil Presiden Kamala Harris, di sisi lain, telah berjanji untuk mendorong reformasi kepolisian dalam upayanya meraih dukungan dari pemilih kulit hitam. Dalam wawancara dengan pembawa acara radio Charlamagne tha God pada 15 Oktober, ia juga berjanji untuk melegalkan ganja dan membantah rumor bahwa ia telah memerintahkan pemenjaraan banyak orang kulit hitam selama masa jabatannya sebagai jaksa wilayah di San Francisco, California.

Mata uang digital Trump dalam masalah

Mata uang digital World Liberty Financial (WLFI) mulai dijual pada pagi hari tanggal 15 Oktober, dan hanya dalam 20 menit, lebih dari 220 juta token terjual. Namun, situs web tersebut mengalami gangguan beberapa kali sepanjang hari dan menjual lebih dari 532 juta token dengan harga 15 sen per token. Jumlah ini mewakili kurang dari 3% dari 20 miliar token yang dijual.


[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/my-lo-doi-pho-tranh-cai-ket-qua-bau-cu-tong-thong-185241016221218364.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk