Penjabat Administrator NASA Sean Duffy mengatakan ia akan bertemu dengan kepala badan antariksa Rusia Roscosmos Dmitry Bakanov akhir pekan ini untuk mencari titik temu dalam kerja sama antariksa.
Ini adalah pertemuan tatap muka pertama antara pemimpin kedua lembaga tersebut sejak 2018.
Berbicara setelah acara di Capitol Hill pada tanggal 29 Juli, Tn. Duffy - yang juga merupakan Menteri Perhubungan AS, mengakui bahwa masih ada perbedaan pendapat yang mendalam antara kedua negara mengenai konflik di Ukraina.
Namun, ia menekankan bahwa Washington masih mempertahankan kemitraannya dengan Moskow dalam program Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), dan menegaskan bahwa AS akan terus mempromosikan aliansi, kerja sama, dan persahabatan saat umat manusia terus memperluas aktivitas eksplorasi luar angkasa.
Tn. Duffy ditunjuk oleh Presiden Donald Trump sebagai Penjabat Administrator NASA awal bulan ini, setelah Tn. Trump menarik pencalonan awalnya pada bulan Desember 2024.
Kepala badan antariksa AS diperkirakan tiba di Cape Canaveral, Florida, pada 30 Juli, untuk menghadiri peluncuran pesawat ruang angkasa SpaceX Crew-11.
Sementara itu, kantor berita TASS mengutip pernyataan Bapak Bakanov yang mengatakan bahwa kedua pihak akan membahas kelanjutan program lintas penerbangan antariksawan kedua negara, perpanjangan waktu operasi ISS, serta rencana deorbit yang aman dan penanganan puing-puing antariksa di masa mendatang melalui gugus tugas Rusia-Amerika.
Program luar angkasa dianggap sebagai salah satu dari sedikit bidang kerja sama yang tersisa antara AS dan Rusia setelah hubungan bilateral mengalami krisis akibat konflik antara Rusia dan Ukraina yang pecah pada tahun 2022.
Pertemuan terkini antara para pemimpin NASA dan Roscosmos berlangsung pada bulan Oktober 2018 di Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/my-nga-khoi-phuc-doi-thoai-khong-gian-sau-6-nam-gian-doan-post1052698.vnp
Komentar (0)