Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Meningkatkan status perawat

Dalam proses pemeriksaan dan pengobatan medis, perawat memainkan peran yang semakin penting. Mereka terlibat mulai dari penerimaan dan bimbingan awal hingga membantu pemeriksaan, melaksanakan perintah medis, memberikan perawatan pasca operasi, menangani prosedur, dan menjawab pertanyaan pasien.

Báo Nhân dânBáo Nhân dân26/10/2025

Para perawat di Rumah Sakit Universitas Phenikaa merawat pasien.
Para perawat di Rumah Sakit Universitas Phenikaa merawat pasien.

Hari Perawat Vietnam (26 Oktober) adalah kesempatan untuk mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi khusus kita atas dedikasi dan kontribusi mereka yang tak ternilai harganya, meskipun dilakukan secara diam-diam.

Di negara-negara dengan sistem perawatan kesehatan yang maju, perawat dianggap sebagai "jantung" sistem perawatan kesehatan . Di Vietnam, kekurangan perawat telah berdampak negatif pada kualitas perawatan dan pelayanan pasien. Saat ini, rasio perawat hanya sekitar 17 per 10.000 orang, menempatkan Vietnam di antara negara-negara dengan rasio terendah di Asia. Kekurangan ini melipatgandakan atau bahkan melipattigakan beban kerja perawat, yang menyebabkan peningkatan tekanan psikologis dan risiko dalam interaksi dengan pasien.

Di Vietnam, kekurangan perawat berdampak negatif terhadap kualitas pengobatan dan perawatan pasien. Saat ini, rasio perawat hanya sekitar 17 per 10.000 orang, menempatkannya di antara yang terendah di Asia.

Sementara itu, sebagian besar stres dalam layanan kesehatan bukan berasal dari keahlian, melainkan dari waktu respons yang lambat dan kurangnya kemampuan mendengarkan.

Baru-baru ini, kisah para petugas kesehatan di Rumah Sakit Kebidanan dan Anak Nghe An yang dengan berani turun tangan dan melindungi pasien dalam situasi kritis, meskipun menghadapi bahaya, telah menyoroti lebih jauh kontribusi dan risiko yang dihadapi perawat.

Realitas saat ini menuntut perubahan perspektif dan solusi untuk meningkatkan status perawat. Kementerian Kesehatan dan kementerian serta lembaga terkait perlu mengembangkan solusi untuk membangun tenaga kerja perawat yang tidak hanya mencukupi dalam kuantitas (memenuhi target 25 perawat per 10.000 penduduk) tetapi juga memiliki kualifikasi profesional yang solid, keterampilan yang mahir, dan soft skill yang baik, serta memenuhi kebutuhan perawatan yang komprehensif dan modern. Hal ini akan berkontribusi dalam membangun citra perawat Vietnam di era baru yang tidak hanya kompeten secara profesional tetapi juga berdedikasi, penuh kasih sayang, beretika, dan mampu berbagi serta menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan di sektor kesehatan.

Banyak yang berpendapat bahwa sudah saatnya memberdayakan perawat untuk memiliki otonomi dalam perawatan komprehensif, mengurangi tekanan profesional, dan berkontribusi dalam membangun sistem perawatan kesehatan yang manusiawi. Dengan diberikan otonomi, perawat dapat merancang rencana perawatan individual, memastikan pasien tidak hanya menerima perawatan tetapi juga pendampingan. Pemberdayaan, bukan sekadar memberikan lebih banyak tugas, memungkinkan mereka untuk membuat keputusan, dihormati, dan suara profesional mereka didengar dalam proses perawatan pasien.

Di era baru ini, perawat membutuhkan pelatihan komprehensif yang mencakup keterampilan teknis, psikologi klinis, komunikasi, manajemen kasus, dan membangun jaringan dengan sumber daya sosial. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, perawat dapat merancang rencana perawatan individual yang memenuhi kebutuhan fisik dan mental spesifik setiap pasien.

Di era baru ini, perawat membutuhkan pelatihan komprehensif yang mencakup keterampilan teknis, psikologi klinis, komunikasi, manajemen kasus, dan jaringan dengan sumber daya sosial. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, perawat dapat merancang rencana perawatan individual yang memenuhi kebutuhan fisik dan mental spesifik setiap pasien. Sangat penting untuk memilih dan menunjuk perawat yang kompeten untuk posisi manajemen di semua tingkatan dan memberi mereka kesempatan yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam pengembangan dan perencanaan kebijakan perawatan kesehatan. Lingkungan yang penuh hormat dan protektif bagi pekerja kesehatan sangat penting, karena kita tidak dapat mengharapkan perawat untuk bersikap welas asih ketika mereka dibiarkan rentan terhadap risiko dan kekerasan di tempat kerja.

Dalam konteks meningkatnya kebutuhan perawatan kesehatan, kemampuan perawat juga harus ditingkatkan. Perawat tidak hanya harus menguasai keterampilan dan teknik profesional mereka, tetapi juga mahir dalam komunikasi dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, aktivitas keperawatan perlu diintegrasikan dengan perawatan kesehatan digital, kecerdasan buatan, dan model perawatan canggih untuk menuju sistem perawatan kesehatan yang cerdas, efisien, dan berpusat pada pasien.

Sumber: https://nhandan.vn/nang-cao-vi-the-nguoi-dieu-duong-post918060.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk