Kedua satelit tersebut akan memulai misi selama 12 bulan untuk mempelajari bagaimana Matahari memengaruhi cuaca luar angkasa dan kehidupan manusia di Bumi - Foto: NASA
Ini adalah bagian dari upaya untuk lebih memahami "cuaca luar angkasa", fenomena fisik yang terjadi di luar angkasa dekat Bumi yang dapat memengaruhi satelit, pesawat ruang angkasa, sistem komunikasi, dan bahkan jaringan listrik berbasis darat.
Dua satelit TRACERS (singkatan dari Tandem Reconnection dan Cusp Electrodynamics Reconnaissance Satellites) seukuran mesin cuci diluncurkan ke orbit oleh roket Falcon 9 milik SpaceX pukul 11:13 (waktu setempat) dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California (AS).
Begitu berada di orbit, satelit akan mulai mengamati bagaimana partikel bermuatan dari angin matahari, yang terus-menerus "berhembus" dari permukaan Matahari, bertabrakan dengan medan magnet Bumi. Interaksi ini terkadang menghasilkan "rekoneksi magnetik", yang melepaskan energi dalam jumlah besar dan melepaskan partikel berenergi tinggi.
"Rekoneksi magnetik seperti pemutusan dan penyambungan kembali garis-garis medan magnet, yang menciptakan aliran energi yang kuat. Ledakan magnetik semacam itu dapat mengganggu sinyal satelit, navigasi GPS, atau bahkan menyebabkan pemadaman listrik yang meluas," kata John Dorelli, pemimpin tim peneliti TRACERS di Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA.
Memahami fenomena ini membantu para ilmuwan lebih baik memprediksi fluktuasi di lingkungan luar angkasa, yang semakin penting karena manusia menjadi lebih bergantung pada teknologi luar angkasa dan komunikasi nirkabel.
Bersamaan dengan pasangan satelit TRACERS, peluncuran ini juga membawa beberapa satelit lain dari perusahaan dan organisasi mitra, seperti Epic Athena milik SEOPS, Skykraft 4 dari Skykraft, REAL milik Maverick Space Systems, LIDE milik Tyvak, dan Bard milik York Space Systems.
NASA berharap misi TRACERS akan membantu menguraikan fenomena yang lebih kompleks dalam "cuaca luar angkasa", sehingga membangun tindakan perlindungan yang lebih efektif untuk teknologi dan kehidupan di Bumi terhadap dampak Matahari.
Sumber: https://tuoitre.vn/nasa-phong-cap-ve-tinh-truy-tim-hien-tuong-no-tu-trong-khong-giant-20250724162817413.htm
Komentar (0)