Rusia memperluas penerbangan internasional. Dalam foto: Maskapai penerbangan Rusia Aeroflot akan mengoperasikan penerbangan yang menghubungkan Rusia dan Kuba. (Sumber: Berita) |
Penerbangan pertama antara Rusia dan Kuba lepas landas pada 1 Juli dari bandara Sheremetyevo Moskow ke resor Varadero di Kuba.
Rute ini dioperasikan oleh Rossiya Airlines, anak perusahaan Aeroflot.
Juru bicara Rossiya Airlines, Sergei Starikov, mengatakan permintaan tiket sangat tinggi. Akan ada dua penerbangan seminggu, pada hari Kamis dan Sabtu, dengan waktu penerbangan dari Moskow ke Varadero sekitar 13 jam.
Mulai September 2023, frekuensi penerbangan antara kedua negara akan ditingkatkan menjadi tiga penerbangan per minggu.
Sebelumnya, Rusia dan Iran juga sepakat untuk membuka lebih banyak penerbangan langsung antarkota yang menghubungkan kedua negara. Kepala Organisasi Penerbangan Sipil (CAO) Iran sekaligus Wakil Menteri Pembangunan Perkotaan dan Jalan Raya, Mohammad Mohammadi Bakhsh, mengatakan bahwa perjanjian tersebut ditandatangani saat kunjungannya ke Rusia pada bulan April.
Bapak Bakhsh menegaskan bahwa perluasan penerbangan langsung antara Rusia dan Iran direncanakan dan akan dicapai melalui kerja sama antara maskapai penerbangan kedua negara.
Kepala CAO menambahkan bahwa selain memperluas rute penerbangan baru, Rusia dan Iran juga telah menandatangani beberapa perjanjian kerja sama di bidang pelatihan pilot, perbaikan, dan pemeliharaan pesawat. Kedua pihak juga mengakui standar penerbangan masing-masing.
Baru-baru ini, Rusia dan Iran telah aktif memperluas hubungan politik dan ekonomi bilateral.
Pada April 2023, Duta Besar Iran untuk Moskow Kazem Jalali mengatakan bahwa maskapai penerbangan Rusia dan Iran saat ini hanya mengoperasikan penerbangan langsung antara ibu kota kedua negara.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)