Menteri Pertahanan Rusia Andrei Belousov mengatakan staf umum telah menyiapkan serangkaian tindakan untuk melindungi wilayah perbatasan Kursk, Bryansk, dan Belgorod Rusia - wilayah seukuran Portugal.
"Pertama-tama, kita berbicara tentang peningkatan efisiensi sistem komando dan kendali melalui kerja sama dengan lembaga penegak hukum lainnya," ujar Belousov, seraya menambahkan bahwa Rusia "mengalokasikan anggaran dan pasukan tambahan" untuk memastikan keamanan wilayah Rusia.
Prajurit Ukraina mengendarai kendaraan militer di dekat perbatasan Rusia di wilayah Sumy, Ukraina, 11 Agustus. Foto: Reuters 11 Agustus 2024. REUTERS
Sebelumnya pada 6 Agustus, ribuan tentara Ukraina tiba-tiba menyerang perbatasan barat Rusia, menewaskan 12 warga sipil dan melukai 121 orang, termasuk 10 anak-anak. Lebih dari 120.000 orang telah dievakuasi dari wilayah Kursk. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, Kiev telah kehilangan sekitar 2.640 tentara, 37 tank, dan 32 pengangkut personel lapis baja sejak pertempuran dimulai di wilayah Kursk.
Serangan tersebut berdampak pada pertempuran, memaksa Rusia menarik sebagian pasukannya dari Ukraina timur. Sementara itu, para pejabat Rusia mengatakan serangan itu tidak akan mengubah arah konflik.
Monica Duffy Toft, direktur Pusat Studi Strategis di Universitas Tufts (Massachusetts), mengatakan bahwa pasukan Ukraina tidak akan mampu mendapatkan pijakan di wilayah Kursk dan akan dipaksa mundur dari Rusia.
Menurutnya, pasukan dan peralatan Kiev "akan didistribusikan kembali, setelah istirahat dan persenjataan, ke wilayah-wilayah penting lainnya di front Ukraina dengan Rusia." Oleh karena itu, serangan itu tidak akan berdampak besar dalam jangka panjang. "Ukraina akan dipaksa mundur dari Rusia," tegasnya.
Mark Episkopos, seorang peneliti di Quincy Institute for Responsible Public Administration di Washington, mencatat bahwa “Ukraina tidak memiliki kapasitas jangka panjang untuk mempertahankan bahkan wilayah kecil yang saat ini disengketakannya.”
Di wilayah Kursk, tempat Ukraina telah merebut setidaknya 450 kilometer persegi wilayah Rusia, baik Ukraina maupun Rusia telah mengklaim keberhasilan. Rusia mengatakan telah merebut kembali kendali atas permukiman Krupets di wilayah Kursk, sementara Ukraina mengatakan telah maju 1,5 kilometer dalam 24 jam terakhir dan telah mendirikan pos komando militer untuk menjaga ketertiban.
Hoai Phuong (menurut Reuters, TASS)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/nga-tang-cuong-phong-thu-bien-gioi-sau-cuoc-tan-cong-bat-ngo-cua-ukraine-post307947.html
Komentar (0)