(Dan Tri) - Dua diplomat Inggris diminta meninggalkan Rusia dalam waktu 2 minggu setelah dituduh melakukan spionase.
Kedutaan Besar Inggris di Moskow (Foto: TASS).
Kantor berita TASS melaporkan pada 10 Maret bahwa Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menemukan dua warga negara Inggris berpartisipasi dalam kegiatan intelijen rahasia dengan menyamar sebagai staf diplomatik.
Di antara mereka adalah sekretaris kedua Kedutaan Besar Inggris di Moskow dan suami dari diplomat Inggris lainnya.
Kedua diplomat, Alkesh Odedra dan Michael Skinner, diperintahkan meninggalkan Rusia dalam waktu dua minggu.
FSB menyatakan: "Badan tersebut menemukan bahwa para diplomat ini telah menyembunyikan kegiatan intelijen dengan menyamar sebagai pegawai Kedutaan Besar Inggris di Moskow."
Menurut pengumuman tersebut, sekretaris kedua Alkesh Odedra (lahir tahun 1990) dan Michael Skinner (lahir tahun 1992), suami Tabassum Rashid, sekretaris pertama departemen politik Kedutaan Besar Inggris, dengan sengaja memberikan informasi palsu saat mengajukan izin masuk ke Rusia, yang melanggar hukum negara tersebut.
FSB juga menemukan bukti kegiatan intelijen mereka yang "mengancam keamanan Federasi Rusia".
"FSB Rusia akan terus menggunakan segala langkah untuk melawan kegiatan spionase dan sabotase badan intelijen asing," demikian pernyataan tersebut.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/the-gioi/nga-truc-xuat-2-nhan-vien-ngoai-giao-anh-bi-cao-buoc-lam-gian-diep-20250310155947534.htm
Komentar (0)